Rabu, 04 Maret 2015 - 14:39:17 WIB
Seskab: Eksekusi Mati Dilaporkan dalam Sidang KabinetKategori: Nasional - Dibaca: 13375 kali


Baca Juga:Jadwal Liga Inggris Kamis Dini Hari Barcelona Siap Lumat Villareal MUI Dukung Keputusan Hukuman MatiAlonso Absen di GP Australia

JAKARTA-Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan, pelaksanaan eksekusi mati para bandar narkoba akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo dalam sidang kabinet paripurna.

"(Eksekusi mati) dalam sidang kabinet akan dilaporkan," katanya kepada wartawan saat akan mengikuti sidang kabinet paripurna di Kantor Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/3/2015), seperti diberitakan antaranews.com.

Menurut Andi, sikap Indonesia tetap melaksanakan eksekusi mati, walaupun beberapa negara melalui kedutaaannya melakukan lobi pembatalan eksekusi tersebut.

Hal yang sama juga diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Tedjo Edhi Purdijatno.

Menurut dia, sikap Indonesia adalah menjalankan eksekusi mati. "Masih ada (negara lain) yang lobi, tapi Bapak Presiden (Joko Widodo) masih tetap pada pendirian," kata Tedjo di Kompleks Istana Negara.

Namun, Tedjo menolak menyebut waktu pelaksanaan eksekusi mati terhadap 11 terpidana mati itu. "Jangan tanya waktunya, akan sesegera mungkin," tegasnya.

Ia juga mengatakan pelaksanaan eksekusi masih menunggu masalah teknis, bukan terpengaruh tekanan dari negara lain.

"Ini masih menunggu masalah teknis. Untuk menggeser narapidananya dari Bali dan Madiun kan butuh waktu," katanya.

Pada eksekusi tahap kedua ini, Kejagung akan mengeksekusi 11 terpidana mati yang sudah ditolak permohonan grasinya.

Sebelas terpidana mati itu adalah:

1. Syofial alias Iyen bin Azwar (WNI) kasus pembunuhan berencana

2. Mary Jane Fiesta Veloso (WN Filipina) kasus narkotika

3. Myuran Sukumaran alias Mark (WN Australia) kasus narkotika

4. Harun bin Ajis (WNI) kasus pembunuhan berencana

5. Sargawi alias Ali bin Sanusi (WNI) kasus pembunuhan berencana

6. Serge Areski Atlaoui (WN Prancis) kasus narkotika

7. Martin Anderson alias Belo (WN Ghana) kasus narkotika

8. Zainal Abidin (WNI) kasus narkotika

9. Raheem Agbaje Salami (WN Cordova) kasus narkotika

10. Rodrigo Gularte (WN Brazil) kasus narkotika

11. Andrew Chan (WN Australia) kasus narkotika


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (197135)Menikah di Bali (28915)Tampil di Jakarta (27969)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16879)Indonesia Andalkan Empat Pewushu di 7th Sanda World Cup 2014 (15766)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (15000)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (14627)Ketua DPR RI terima dirjen badan nuklir internasiona (14208) Seskab: Eksekusi Mati Dilaporkan dalam Sidang Kabinet (13375)Dua Tahanan Polisi Militer Kabur dari Sel Isolasi (13002) INTERNASIONALGawat, Vaksin Tahap Pertama Terpaksa DihentikanDHAKA-Di tengah masih merebaknya wabah Covid-19, Pemerintah Bangladesh harus menghentikan pemberian vaksis ...


Militer Israel DipermalukanPasukan Rusia Cari Jasad 2 Tentara Israel di SuriahPengadilan Internasional Putuskan Bisa Adili Sengketa Israel-PalestinaTrump Klaim AS Miliki Rudal Hipersonik Terkuat di Dunia Kapal Induk Inggris Terdampar 6 BulanBiden Tunjuk Tim Komunikasi yang Semuanya PerempuanPutin Ingin Pertahanan Nuklir Rusia
Laporan KhususMensos Juliari Kutip Komisi Paket Sembako JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap modus korupsi pengadaan bantuan ...


Thailand Umumkan Kasus Pertama Penularan Virus Corona AntarmanusiaSebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di Lampung