Sabtu, 06 Februari 2021 - 12:48:50 WIB
Pengadilan Internasional Putuskan Bisa Adili Sengketa Israel-PalestinaKategori: Internasional - Dibaca: 107 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) memutuskan bahwa mereka memiliki kuasa untuk mengadili atau yurisdiksi terhadap teritorial Palestina yang diduduki Israel sejak 1967. Hal ini membuka jalan bagi investigasi kejahatan perang.

Dikutip dari laman resminya, International Criminal Court menyatakan bahwa Jaksa Penuntut telah menetapkan semua kriteria hukum di bawah Statuta Roma untuk pembukaan penyelidikan telah dipenuhi.

Sidang Pra-Peradilan I juga menegaskan tidak mengambil sikap terhadap sengketa perbatasan negara. 

“Dengan suara mayoritas, bahwa yurisdiksi teritorial pengadilan terhadap situasi di Palestina, negara pihak pada Statuta Roma ICC, diperluas ke wilayah yang diduduki oleh Israel sejak tahun 1967 yaitu Gaza dan Tepi Barat termasuk Yerusalem Timur,” seperti dikutip dari laman resmi, Jumat (5/2/2021), seperti dikutip dari Bisnis.com.

Seperti dikutip dari Al Jazeera, Israel sebagai pihak yang tidak terlibat dalam pengadilan, telah menolak yurisdiksi tersebut.

Jaksa penuntut Fatou Bensouda mengatakan pada Desember 2019 bahwa ada hal mendasar yang masuk akal untuk percaya bahwa kejahatan perang telah atau sedang dilakukan di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur dan Jalur Gaza.

Dia menyebut tentara keamanan Israel dan kelompok militan Hamas merupakan pelakunya. Untuk itu, dia meminta ICC untuk memastikan bahwa investigasi tersebut berada di bawah yursdiksinya. Dengan adanya keputusan ICC pada Jumat lalu, harapan Bensouda terkabul.

Perdana Menteri Palestina Mohammed Shtayyeh meangapresiasi ICC. “Keputusan [ICC] adalah kemenangan bagi keadilan dan kemanusiaan, untuk nilai kebenaran, keadilan, dan kebebasan, dan untuk darah para korban dan keluarghanya,” katanya dikutip dari agensi berita Wafa.

Wakil dari Hamas, Sami Abu Zuhri menilai keputusan tersebut sebagai kemajuan penting yang dapat meningkatkan perlindungan terhadap rakyat Palestina.

"Kami mendesak pengadilan internasional untuk melakukan penyelidikan atas kejahatan perang Israel terhadap rakyat Palestina," kata Abu Zuhri.

Sementara itu, sekutu Israel, AS mengutuk keputusan tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS Med Price mengatakan pemerintah AS memiliki kekhawatiran serius tentang upaya ICC untuk menegaskan yurisdiksi atas personel Israel di wilayah Palestina.

Saat ini pemerintah AS tengah mempertimbangkan keputusan tersebut. Sebelumnya, Donald Trump telah memberi sanksi kepada jaksa Bensouda dan sejumlah petugas ICC. Namun, sanksi tersebut gagal menghentikan penyelidikan tuduhan kejahatan perang tentara AS di Afghanistan. Jar

 

0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (197136)Menikah di Bali (28916)Tampil di Jakarta (27969)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16880)Indonesia Andalkan Empat Pewushu di 7th Sanda World Cup 2014 (15768)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (15001)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (14628)Ketua DPR RI terima dirjen badan nuklir internasiona (14209) Seskab: Eksekusi Mati Dilaporkan dalam Sidang Kabinet (13378)Dua Tahanan Polisi Militer Kabur dari Sel Isolasi (13002) INTERNASIONALGawat, Vaksin Tahap Pertama Terpaksa DihentikanDHAKA-Di tengah masih merebaknya wabah Covid-19, Pemerintah Bangladesh harus menghentikan pemberian vaksis ...


Militer Israel DipermalukanPasukan Rusia Cari Jasad 2 Tentara Israel di SuriahPengadilan Internasional Putuskan Bisa Adili Sengketa Israel-PalestinaTrump Klaim AS Miliki Rudal Hipersonik Terkuat di Dunia Kapal Induk Inggris Terdampar 6 BulanBiden Tunjuk Tim Komunikasi yang Semuanya PerempuanPutin Ingin Pertahanan Nuklir Rusia
Laporan KhususMensos Juliari Kutip Komisi Paket Sembako JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap modus korupsi pengadaan bantuan ...


Thailand Umumkan Kasus Pertama Penularan Virus Corona AntarmanusiaSebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di Lampung