Senin, 22 Agustus 2016 - 10:48:31 WIB
Kali Bekasi Jadi Obyek Wisata AlamKategori: Wisata - Dibaca: 804 kali


Baca Juga:Pescara Tahan Imbang NapoliChievo Bungkam InterHattrick Carlos Bacca Bawa AC Menangkan Pertandingan Madrid Sikat Sociedad

WALIKOTA Bekasi Rahmat Effendi memproyeksikan aliran Kali Bekasi di wilayahnya berpotensi digarap menjadi objek wisata alam mulai dari kawasan hulu hingga hilirnya.

"Potensi wisata air ini bagus sekali apabila dimaksimalkan, sebab di hulunya ada air terjun mini Curug Parigi dan di hilirnya bisa dimanfaatkan sebagai objek wisata air dan sejarah," katanya di Bekasi, Minggu.

Curug ini terletak di Desa Cikiwul, Kecamatan Bantargebang yang berada di aliran Kali Bekasi. 

Pada era 1980-an, Curug Parigi biasa menjadi destinasi wisata murah meriah bagi penduduk setempat, terutama saat libur Lebaran. 

Bahkan, Curug Parigi kerap dijadikan lokasi syuting FTV, sinetron, reality show, hingga film layar lebar. 

Salah satu film layar tahun 80-an yang bersetting Curug Parigi adalah film "Dia Sang Penakluk" yang diperankan oleh almarhumah Suzanna.

Dalam agenda 2016, objek alam itu akan dibenahi mulai dari penataan lokasi wisata hingga pengurusan jalan yang masih menjadi polemik dengan pihak swasta. 

Diharapkan, tempat wisata ini pun bisa memberikan efek tumbuhnya perekonomian masyarakat setempat.

Dalam perencanaan penataan kawasan Curug Parigi, pihak pemerintah Bekasi rencananya akan mengadopsi taman wisata Cikapundung di Kota Bandung, Jawa Barat. 

Akses jalan utama ke lokasi Curug Parigi yang melintasi jalan lingkungan, rencananya akan diperlebar oleh Pemerintah Kota Bekasi. 

Menurut Rahmat, apabila potensi Kali Bekasi dapat dimaksimalkan akan dapat dijadikan objek wisata utama dan terbesar di Kota Bekasi.

"Mungkin ke depannya, akan menjadi objek wisata air terbesar bila cara pengelolaan bisa digarap sebaik mungkin," katanya.

Rahmat mencatat, waktu tempuh Kali Bekasi dari hulu ke hilir membutuhkan dua jam menggunakan perahu karet dayung.

"Aliran kali ini memang memiliki waktu tempuh yang cukup panjang hingga dua jam sehingga cocok untuk dijadikan tempat rekreasi alam dengan alur yang berkelok-kelok," katanya. Nia


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (196387)Menikah di Bali (27731)Tampil di Jakarta (26775)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16343)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (14230)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13956)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12793)Profil Susi Pudjiastuti (12326)Wawarinka Melangkah ke Perempat Final (11867)Khloe Kardashian Siap Ceraikan Lamar Odom (11649) INTERNASIONALAbu Sayyaf Culik 5 WNI, Menlu RI Panggil Wakil Malaysia dan FilipinaJAKARTA-Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi memanggil perwakilan ...


Konflik Natuna dan Klaim Laut China Selatan Bikin ASEAN MeradangChina Resmi Tugaskan Kapal Perang Terbesar di AsiaLa Catrina, Bos Cantik Geng Narkoba Ditembak Mati Polisi MeksikoKata Mahathir, Israel Harus Diadili ICC karena 3 AlasanJet Tempur J-15 China Mulai Lepas Landas dari Kapal Induk ShandongTaliban Klaim Serangan yang Tewaskan Tentara AS di AfghanistanIni Dia Pemimpin Termuda Dunia
Laporan KhususSebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat JAKARTA-Sebaiknya, dua anggota Koalisi Pemilihan Umum (KPU) dan dua anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ...


Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di LampungKRI Tanjung Kambani 971 Gelar Ritual Khatulistiwa Kontingen Pelantara 9 Saksikan Atraksi Lompat Batu