Kamis, 28 April 2016 - 14:16:33 WIB
TKI Jadi Sasaran ISIS, BNPT akan SelidikiKategori: Internasional - Dibaca: 570 kali


Baca Juga:Mohamad Taufik Kembali Diperiksa KPKMantan Imam Besar Masjid Istiqlal Meninggal DuniaPleno Golkar Sepakati Munaslub 23-26 Mei 2016Tontowi/Liliyana Melaju ke Perempat Final

BEIJING-Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) akan melakukan penyelidikan terkait dugaan maraknya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hong Kong, Makau dan Taiwan yang menjadi sasaran ISIS.

"Hingga kini belum ada info akurat terkait itu, kami masih selidiki," kata Kepala BNPT Komjen Pol Tito Karnavian menjawab Antara di Beijing, Rabu (27/4) malam, usai mengikuti kegiatan Menko Polhukam RI Luhut Pandjaitan.

Menko Luhut memimpin delegasi Indonesia pada dialog kelima Politik, Hukum dan Keamanan Indonesia-Tiongkok, serta melakukan rangkaian pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Tiongkok, Li Keqiang, anggota Polit Biro Komite Pusat Partai Komunis Tiongkok dan Menteri Keamanan Umum Tiongkok, serta peninjauan industri strategis Tiongkok.

Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan menargetkan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Hong Kong buat diajak bergabung.

Seorang pembantu rumah tangga asal Indonesia mengatakan kepada Oriental Daily News, bahwa banyak pekerja asal Indonesia yang menerima selebaran berisi perekrutan anggota ISIS dari sesama TKI.

Situs Asia One melaporkan, Selasa (24/3), selebaran ISIS itu mengatakan para TKI akan dipekerjakan di Tiongkok, yaitu di wilayah Xinjiang. Namun tidak ada kejelasan bentuk pekerjaan seperti apa yang ditawarkan pada mereka.

Ketua organisasi pelindung TKI yang enggan disebut namanya, mengungkapkan, perekrutan telah dimulai sejak dua tahun lalu, namun biasanya perekrutan itu dilakukan hanya oleh satu atau dua orang saja.

Tapi belakangan ini makin banyak orang bergabung dengan ISIS dan selebaran dibagikan di acara-acara pertemuan para tenaga kerja asing.

Ia juga menambahkan bahwa kelompok pembantu-pembantu tersebut memang berbeda dari grup pembantu lainnya, mereka sangat menyendiri dan misterius.

Joan Tsui, pejabat dari organisasi pelindung tenaga kerja asing di Hong Kong mengatakan kekhawatirannya tentang perekrutan ISIS oleh sesama buruh migran.

"Saya khawatir dengan beberapa pembantu yang terpengaruh secara emosional jika mereka bergabung dengan kelompok tersebut, mereka bisa saja menjadi temperamental dan mungkin akan membahayakan anak-anak yang mereka asuh", tegasnya.

Secara terpisah, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengatakan, "Ada beberapa negara yang rawan menyebabkan TKI sebagai pengikut organisasi ISIS, di antaranya Korea Selatan, Jepang, Taiwan, dan Hong Kong,".

Ia menambahkan, untuk menjauhkan pengaruh ISIS terhadap TKI, BNP2TKI akan mengirimkan beberapa penceramah dari Indonesia di beberapa negara yang menjadi tujuan TKI.

Sementara itu, Menteri Ketertiban Umum Tiongkok Meng Hongwei mengatakan sekitar 300 warga Tiongkok telah bergabung dengan ISIS. Kebanyakan termasuk kelompok etnis minoritas muslim, Uyghur.

"Uniknya, relawan negeri tirai bambu itu berangkat ke Suriah lewat Malaysia. Mereka menggunakan Malaysia sebagai terminal," ujar Meng, seperti diberitakan antaranews.com. Ani


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (196205)Menikah di Bali (27588)Tampil di Jakarta (26682)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16299)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (14125)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13901)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12742)Profil Susi Pudjiastuti (12278)Wawarinka Melangkah ke Perempat Final (11821)Khloe Kardashian Siap Ceraikan Lamar Odom (11624) INTERNASIONALIni Dia Pemimpin Termuda DuniaHELSINKI-Seorang perempuan berusia 34 tahun terpilih sebagai perdana menteri (PM) baru Finlandia. Pemimpin ...


Filipina Bakal Beli Rudal Jelajah Supersonik Tercepat di DuniaErdogan Sambut Kunjungan Menhan Prabowo di Istana PresidenHadapi Banyak Kritikan, Abe Jadi PM Jepang TerlamaAda yang Shock dalam Transkrip Penyelidikan Pemakzulan TrumpAngin Segar Perang Dagang China-AS, Trump Tunda Kenaikan Tarif BaruDelegasi Korut Tiba di Swedia untuk Berunding dengan ASTrump: Perundingan Nuklir dengan Korut Terus Berlanjut
Laporan KhususSebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat JAKARTA-Sebaiknya, dua anggota Koalisi Pemilihan Umum (KPU) dan dua anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ...


Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di LampungKRI Tanjung Kambani 971 Gelar Ritual Khatulistiwa Kontingen Pelantara 9 Saksikan Atraksi Lompat Batu