Jumat, 05 Juni 2015 - 19:59:45 WIB
Greysia/Nitya Ganda Putri yang TersisaKategori: Olahraga - Dibaca: 526 kali


Baca Juga:Tontowi/Liliyana Melaenggang ke SemifinalAhsan/Hendra Melangkah ke Semifinal, Tunggal Putri HabisJonatan Christie Terhenti di Perempat Final

JAKARTA-Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari menjadi satu-satunya ganda putri Indonesia yang tersisa di BCA Indonesia Open 2015. Tapi, hal itu bukanlah beban bagi mereka.

Greysia/Nitya menjadi wakil Indonesia pertama yang lolos ke semifinal BCA Indonesia Open 2015. Ganda putri peringkat tujuh dunia itu mengalahkan wakil China, Luo Ying/Luo Yu, dua game langsung 21-15, 23-21 pada laga perempatfinal di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2015).

"Puji Tuhan bisa lewati delapan besar dengan kemenangan. Kita persiapkan matang, sebelum masuk lapangan mau main apa," tutur Greysia seusai pertandingan.

"Pelatih selalu ngingetin strategi, tapi yang penting kontrol dalam diri. Kita tahu penonton luar biasa, jadi kita harus tetap konsentrasi dan tak boleh hilang konsentrasi. Kalau hilang harus bisa balik lagi," tambahnya.

Di game kedua, Greysia/Nitya mendapatkan perlawanan sengit dari Luo/Luo dan beberapa kali tertinggal. Mereka bahkan sempat ketinggalan 12-17 sebelum akhirnya berbalik memimpin 19-17. Setelah melewati tiga kali match point, mereka akhirnya bisa menyudahi permainan.

"Setelah tahu kita main seperti game pertama, mereka ubah strategi. Kita buru-buru dan akhirnya ketinggalan. Nggak konsentrasi dan akhirnya mati sendiri," ujar Greysia.

"Pas poin genting, kami saling mengingatkan untuk saling kontrol. Kontrol hati, kontrol pukulan. Penonton kan sering berteriak 'matiin matiin', 'smes smes'. Kita nggak boleh ngikutin begitu saja," katanya.

Di babak semifinal, Greysia/Nitya akan melawan Yu Yang/Zhong Qianxin (China) atau Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl (Denmark).

"Persiapan harus matang sebelum main. Saya harus semedi dulu," kata Greysia sambil tertawa.

"Saya harus tenangin diri. Dengan pengalaman-pengalaman sebelumnya, nafsunya masih ada, kontrolnya kurang, tapi akhirnya mati sendiri. Kita mau jalanin dengan tenang, dengan enjoy, dan tanpa beban," tuturnya.

Sejak babak perempatfinal, Greysia/Nitya menjadi satu-satunya wakil Indonesia di nomor ganda putri. Wakil-wakil lainnya sudah rontok sejak babak-babak awal.

"Kami saling percaya satu sama lain. Meski kami jadi ganda putri satu-satunya, kami nggak mau jadi beban. Kami tetap mau kasih yang terbaik. Kami bawa enjoy aja," kata Nitya. Din


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.