Sabtu, 09 Agustus 2014 - 20:59:59 WIB
Mari Pulang Kampung ke MedanKategori: Wisata - Dibaca: 1608 kali


Baca Juga:Harga Sayur Alami Penurunan Simeone Inginkan Torres dan CallejonMobil Pribadi Bisa Pakai Pelat Dinas, Tapi Ada Syarat MS Hidayat Dibantu Marzuki Darusman

MEDAN merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia, setelah Jakarta dan Surabaya. Namun bukan berarti pulang kampung di sini tidak seseru pulang ke daerah pedalaman. 

Kota Medan di Sumatera Utara merupakan salah satu kota metropolitan di Indonesia, banyak masyarakat dari berbagai daerah ingin mengadu nasib dengan merantau ke kota Medan. Begitu juga warga kota Medan yang mengadu nasib di luar kota, mayoritas ke  Jakarta.

Di hari besar keagamaan seperti lazimnya setiap tahun seperti Hari Raya Idul Fitri, banyak warga kota Medan yang pulang dari perantauan untuk mengunjungi sanak saudara dan melepas rindu setelah hampir setahun berkerja di ibukota.

Kota Medan yang kini mulai berbenah dengan hadirnya bandara baru kebanggaan masyarakat Sumatera Utara yaitu Bandara International Kualanamu ditambah pembangunan hostel, apartemen, dan pusat perbelanjaan, membuat kota Medan menjadi kota tujuan wisata domestik juga untuk tujuan wisata mancanegara.

Tempat wisata atau spot-spot menarik bisa dikunjungi atau sekaligus bernostalgia setelah lama di perantauan, misalnya mengunjungi bangunan tua seperti Gedung Lonsum yang dahulunya bernama Juliana Building untuk sekedar memuaskan hobi seperti hobi fotografi.

Selain gedung tua dan bersejarah, anda juga bisa singgah untuk menunaikan sholat seperti mengunjungi Mesjid Lama Gang Bengkok yang berada di kawasan Jalan Mesjid, Medan. Mesjid ini dahulunya merupakan percampuran etnis Tiongkok dan Melayu yang konon dana sumbangan membangun mesjid berasal dari taipan Kota Medan Tjong A Fie.

Letak mesjid ini juga strategis, berada kawasan kesawan yang dimana setiap harinya hiruk pikuk di daerah ini merupakan pusat penjualan onderdil sepeda motor dan percetakan.

Selain itu juga Titi Gantung yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, titi gantung menghubungkan Jalan Stasiun Kereta Api menuju Jalan Jawa Medan yang kini ramai ketika menjelang sore. Banyak warga yang berkumpul sembari melihat lalu lintas perkereta apian sambil menikmati cemilan ringan.

Titi Gantung yang konon digagas juga oleh taipan kota Medan, yaitu Tjong A Fie dengan ditandai corak dan arsitektur khas Tiongkok. Namun ketidak perhatian pemerintah terhadap salah satu situs budaya di kota Medan, menjadikan situs ini kurang terawat dan memprihatinkan.

Selain tiga spot tadi, banyak tempat-tempat yang bisa dikunjungi ketika pulang kampung ke Medan, misalnya mengunjungi Mesjid Raya Al-Mashun. Disini terdapat juga pusat jajanan Ramadhan Fair ketika bulan Ramadhan. Cocok untuk anda yang pulang kampung ketika masih suasana bulan Ramadhan.

Istana Maimun yang hanya berjarak beberapa meter dari Mesjid Raya Al-Mashun juga menjadi primadona warga Kota Medan maupun wisatawan.

Taman Buaya Asam Kumbang yang merupakan penangkaran buaya terbesar di Asia Tenggara yang sudah terkenal di tingkat nasional maupun international, juga bisa menjadi rekomendasi destinasi tujuan anda ketika pulang kampung ke kota Medan, sembari bernostalgia. Sumber: detik travel


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.