Sabtu, 10 Mei 2014 - 15:29:37 WIB
Presiden SBY Hadiri KTT ASEAN di Myanmar Kategori: Internasional - Dibaca: 771 kali


Baca Juga:Tour de Singkarak Kembali DigelarBerwisata Sambil Adu Balap Sepeda di Singkarak Muller Emoh ke BarcaJustin Bieber Gandeng Kylie Jenner

JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,  Sabtu (10/5/2014) ini, bertolak ke Myanmar. Presiden SBY akan menghadiri KTT ke-24 ASEAN serta KTT ke-10 Brunei-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA).

Sebelum berangkat, Presiden SBY mengatakan jika konferensi tingkat tinggi kali ini sangat penting, karena pada tahun depan akan mulai diberlakukan ASEAN community.

"Kalau bicara ASEAN community, bukan hanya ASEAN economic community, yang sering diperbincangkan di negara kita dan semua negara ASEAN, tapi juga sebenarnya termasuk ASEAN political and security community, jadi masyarakat politik dan keamanan ASEAN, juga ASEAN socio cultural community, masyarakat sosial budaya ASEAN," jelasnya di Bandara Halim Perdana Kusuma.

Presiden melanjutkan, Indonesia berpendapat pada akhir 2015 mendatang, ketiga pilar masyarakat ASEAN tersebut harus bisa diimplementasikan dengan baik. Bukan hanya dititikberatkan pada bidang ekonomi, namun juga politik dan keamanan. Menurutnya jika hal itu benar-benar dilaksanakan dengan baik, maka semua negara anggota ASEAN akan aktif berkontribusi dalam bidang politik, keamanan dan ekonomi.

"Maka kita harus ikut menyampaikan sikap, posisi dan ikut mengatasi berbagai persoalan keamanan di kawasan kita, maka posisi ASEAN akan baik," katanya.

Ia mencontohkan, saat ini kerap terjadi ketegangan di Laut Tiongkok Selatan, seperti antara Filipina dengan Tiongkok dan juga Vietnam dengan Tiongkok. Untuk itu, menurut SBY, Indonesia juga harus menentukan sikap dan posisi agar ketegangan di kawasan ASEAN itu bisa dikelola dengan baik.

"Secara damai, tanpa kekerasan militer, berdasarkan hukum-hukum internasional. Inilah yang sering dilupakan bahwa kita harus juga menjadi pelopor keamanan ASEAN," ujarnya.

Selain itu, ketengan yang terjadi di wilayah Asia Timur antara Jepang dan Tiongkok, serta Korea Utara dan Korea Selatan, juga bisa berimplikasi pada kawasan Asia Tenggara, bukan hanya politik dan keamanan, tapi juga ekonomi.

"Ini penting untuk kita bicarakan di Myanmar kali ini dan saya pikir juga akan terus dibicarakan pada persidangan tahun ini," tandasnya.

Presiden SBY dijadwalkan akan berada di Myanmar hingga Senin (12/5/2014) mendatang. Pertemuan KTT ASEAN kali ini juga menjadi yang terakhir bagi SBY, karena ia akan mengakhiri jabatannya pada Oktober mendatang. Jek/Inl


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.