Selasa, 06 Mei 2014 - 17:52:11 WIB
Choel dan Wafid Saling Bantah di Sidang Kategori: Ibu Kota - Dibaca: 734 kali


Baca Juga:Ratu Bersama Wawan Lobi Akil di SingapuraRatu Atut Terancam 15 Tahun Kurungan Popok Tidak Baik untuk BayiMyanmar Tahan Indonesia

JAKARTA-Adik Andi Mallarangeng, Andi Zulkarnain Anwar alias Choel Mallarangeng dan mantan Sekretaris Menteri Pemuda  dan Olahraga Wafid Muharam, saling membantah soal permintaan fee 15% proyek Hambalang di Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Choel dan Wafid dihadirkan Jaksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Olahraga Nasional (P3 SON) di Bukit Hambalang, Jawa Barat dengan terdakwa Deddy Kusdinar.

Dalam kesaksiannya, Choel menampik pernah meminta fee terkait proyek itu.

Dia juga menampik menyebut nama kakaknya Andi Mallarangen pada saat bertemu dengan Wafid Muharam.

"Seingat saya justru statement saya mengatakan, saya tidak pernah, bukan kakak saya ya! Saya tidak pernah menerima apa-apa itu statement pak, sekaligus menunjukkan saya memang sampai saat itu saya tidak pernah menerima apa-apa," kata Choel saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (6/5/2014).

Choel memaparkan, pertemuan tersebut adalah untuk sekedar berkenalan dengan Wafid Muharram. Choel membantah menyebut besaran fee 15% terkait proyek.

"Saya kira di situ ada 4 orang bisa dikonfrontir, saya tidak pernah mengatakan saya meminta 15% dari proyek-proyek apapun," tegasnya.

Mendengar pernyataan itu, Jaksa KPK langsung mengkonfrontir kesaksian tersebut dengan Wafid Muharam yang turut dihadirkan sebagai saksi.

Dalam keterangannya, Wafid menyebut Choel pernah meminta fee untuk diberikan ke Andi Mallarangeng yang saat itu menjabat sebagai Menpora.

"Yang saya tahu, yang meminta fee Choel Mallarangeng waktu pertemuan," katanya.

Menurut Wafid, Choel saat itu menyinggung posisi Andi Mallarangeng yang sudah setahun menjabat. Namun, belum juga mendapatkan apa-apa dari kementerian yang ia pimpin.

"Menyampaikan kakaknya sudah setahun menjadi menteri tapi belum dapat apa-apa dan pak menteri tidak langsung minta, tapi lewat Pak Choel," papar Wafid.  Jin/Inl


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.