Selasa, 06 Mei 2014 - 17:24:11 WIB
Ratu Atut Terancam 15 Tahun Kurungan Kategori: Nasional - Dibaca: 632 kali


Baca Juga:Popok Tidak Baik untuk BayiMyanmar Tahan IndonesiaHPP Gula Sebesar Rp 8.250 per KGASEAN Harus Buka Investasi dari RI

JAKARTA-Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, terancam 15 tahun hukuman penjara. Hal itu terlihat dari pasal yang digunakan Jaksa KPK yang digunakan untuk mendakwa Ratu Atut.

Atut didakwa melanggar Pasal 6 Ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Dalam pasal itu disebutkan, dipidana penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 15 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp150 juta dan paling banyak Rp750 juta.

"Perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana sebagaimana telah diatur dan diancam dalam pasal 6 ayat (1)," kata Jaksa Edy saat membacakan dakwaan di pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (6/5/2014).

Ratu Atut didakwa bersama-sama adiknya Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan menyuap Akil Mochtar senilai Rp1 miliar.

Suap tersebut diberikan saat Akil masih menjabat sebagai Hakim pada Mahkamah Konstitusi yang menangani perkara sengketa Pilkada Kabupaten Lebak, Banten.

"Melakukan atau turut serta melakukan perbuatan yang memberi atau menjanjikan sesuatu, yaitu memberi uang sebesar Rp 1 miliar kepada Hakim Akil Mochtar," kata Jaksa Edy.

Dengan uang tersebut, keduanya meminta Akil membatalkan hasil rekapitulasi KPU yang menetapkan Iti-Ade sebagai pemenang pilkada Lebak dan memerintahkan KPU melakukan pemungutan suara ulang (PSU). Uang itu diberikan melalui pengacara Susi Tur Andayani.

Sedangkan dakwaan subsidernya, Atut melanggar Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Jas/Inl


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.