Sabtu, 16 November 2013 - 12:29:00 WIB
Anas vs Istana Belum Usai, Lanjut Anas vs KPKKategori: Polhukam - Dibaca: 999 kali


Baca Juga:Nazaruddin Beberkan Nama Anggota DPR Terlibat HambalangKasus Century, KPK Bidik Tersangka LainPortugal Menang TipisDebut, Wing Beck Italia Cetak Gol

JAKARTA-Pertarungan kubu Anas Urbaningrum versu Istana, mulai pekan ini bergeser ke arah kubu Anas versus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Apa sebenarnya yang terjadi?

Pertarungan kubu Anas vs Cikeas (Istana) belumlah usai. Mendadak, terkait penyitaan uang Rp1 miliar yang dilakukan KPK, kubu Anas geram dan berang. Alasan kubu Anas, uang itu sebagai uang kas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI). Belum lagi soal penyitaan paspor Athiyyah Laila.

Lalu, bagaimana reaksi Ketua KPK Abraham Samad soal ini? Menurut Samad, KPK menyita berdasarkan aturan. Ada dasar hukum yang kuat. Bila pihak Anas tidak terima dipersilakan menempuh jalur hukum.

KPK menggedor Anas ketika penyidik KPK menggeledah kediaman istri Anas Urbaningrum yang terletak di Jalan Teluk Semangka Blok C9 Nomor 1 Kavling AL Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (12/11/2013) ini terkait dengan kasus korupsi proyek pembangunan Sport Centre Hambalang.

Penggeledahan ini dilakukan terkait dengan tersangka Machfud Suroso, mantan Direktur Utama PT Dutasari Citralaras. Istri Anas, Attiyah Laila dituding memiliki beberapa data yang berkaitan dengan Mahfud Suroso.

Juru Bicara KPK, Johan Budi menegaskan, penggeledahan ini tidak berkaitan dengan Anas, melainkan hanya berkaitan dengan istrinya. Yang digeledah adalah tempat atau kediaman Attiyah Laila, karena KPK menduga di tempat tersebut ada jejak-jejak tersangka Mahfud Suroso (MS).

Selain menggeledah kediaman Anas, penyidik KPK juga melakukan penggeledahan di dua tempat lainnya, yakni sebuah rumah milik seorang saksi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan dan satu tempat lagi masih dirahasiakan.

"Jadi semua penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan KPK di rumah Anas sudah sesuai dengan substansi kasusnya, termasuk paspor Attiyah dan uang Rp1 miliar," kata Samad. "Kalau pihak Anas keberatan silakan menempuh jalur hukum dan KPK siap meladeni," tantangnya.

Berbagai kalangan menilai, dengan penyitaan KPK atas uang Rp1 miliar itu, diprediksi keuangan Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang didirikan Anas Urbaningrum makin surut atau tergerus karena pihak PPI menegaskan uang yang disita itu uang organisasi. Sementara KPK menilai lain, dan mencurigai itu uang hasil korupsi atau sejenisnya. Maka, terjadilah benturan opini dan perang urat syaraf antara kubu Anas vs KPK. Bay/Inl


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (196411)Menikah di Bali (27746)Tampil di Jakarta (26780)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16347)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (14279)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13960)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12797)Profil Susi Pudjiastuti (12332)Wawarinka Melangkah ke Perempat Final (11870)Khloe Kardashian Siap Ceraikan Lamar Odom (11654) INTERNASIONALPolandia Beli 32 Jet Tempur Siluman F-35 ASWARSAWA-Polandia memastikan membeli 32 unit pesawat jet tempur siluman F-35 Lightning ...


Virus Wuhan Kacaukan Acara ImlekAbu Sayyaf Culik 5 WNI, Menlu RI Panggil Wakil Malaysia dan FilipinaKonflik Natuna dan Klaim Laut China Selatan Bikin ASEAN MeradangChina Resmi Tugaskan Kapal Perang Terbesar di AsiaLa Catrina, Bos Cantik Geng Narkoba Ditembak Mati Polisi MeksikoKata Mahathir, Israel Harus Diadili ICC karena 3 AlasanJet Tempur J-15 China Mulai Lepas Landas dari Kapal Induk Shandong
Laporan KhususSebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat JAKARTA-Sebaiknya, dua anggota Koalisi Pemilihan Umum (KPU) dan dua anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ...


Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di LampungKRI Tanjung Kambani 971 Gelar Ritual Khatulistiwa Kontingen Pelantara 9 Saksikan Atraksi Lompat Batu