Selasa, 08 Oktober 2013 - 18:50:51 WIB
Kementrian ESDM Masih Kaji Divestasi Perusahaan TambangKategori: Ekbis - Dibaca: 797 kali


Baca Juga:Jokowi: Pengelolaan Keuangan di Dharma Jaya BurukGawat, Benzema Jadi CadanganRobert Pattinson Tergila-gila dengan Dylan PennNicole Scherzinger Tampil Menawan

JAKARTA-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tetap membuka usulan tentang besaran divestasi oleh pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral, Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Dede Suhendra memaparkan usulan keterbukaan mengenai divestasi berkaitan dengan terintegrasinya kegiatan hulu dan hilir oleh perusahaan tambang.

"Kita menghargai investasi-investasi yang sudah ada niat baik untuk melakukan pengolahan dan pemurnian (smelter) dalam negeri. Namun usulan besaran divestasi kini masih bervariasi" kata Dede di Jakarta, Selasa (8/10/2013), seperti diwartakan inilah.com.

Meski demikian, Dede mengaku divestasi yang seharusnya dapat berjalan untuk perusahaan milik negara sebesar 51%. "Ya toleransinya kan negara seharusnya 51 persen. Mungkin itu nanti kita bahas lagi dan akan disodorkan ke para petinggi," ujar Dede.

Pemerintah telah merevisi Peraturan Pemerintah (PP) No.10/2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara menjadi PP No.24/2012.

Dalam aturan itu ditegaskan ada kewajiban divestasi bagi perusahaan asing pemilik IUP atau IUPK. PP No. 24/2012 hanya berlaku untuk perusahaan yang baru mendapatkan IUP atau IUPK serta perusahaan yang melakukan perpanjangan IUP atau IUP setelah mengundangkan peraturan ini. Roy


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.