Kamis, 03 Oktober 2013 - 15:38:48 WIB
Ketua MK Ditangkap, Presiden Singgung Soal BP Migas Kategori: Nasional - Dibaca: 633 kali


Baca Juga:Perjuangan Juve Makin BeratPR Terakhir dari Seorang Guru yang Terbang ke 'Surga'Munchen Bantai CityPenampilan Drogba Dipuji Mancini

JAKARTA-Dalam jumpa pers soal penangkapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyinggung pembubaran BP Migas (Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi).

"Saya sendiri setiap ada keputusan MK, saya indahkan dan saya jalankan. Saya tidak pernah melawan dan menolak putusan MK selama ini karena saya harus memberi contoh sebagai manusia dan pejabat yang taat hukum," kata SBY di kantor kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/10/2013), seperti dilansir dari inilah.com.

MK membubarkan BP Migas karena berpotensi untuk terjadinya inefisiensi dan diduga, dalam praktiknya, telah membuka peluang bagi terjadinya penyalahgunaan kekuasaan.

Akibat putusan MK soal BP Migas, pemerintah memulai penataan ulang pengelolaan sumber dalam alam berupa migas dengan berpijak penguasaan oleh negara yang berorientasi penuh pada upaya manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat dengan organisasi yang efisien.

Akhirnya, pemerintah membentuk Unit Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas di bawah Kementerian ESDM untuk mengganti lembaga tersebut (BP Migas).

Menurut Presiden SBY, sesuai kewenangan, MK bisa membatalkan sebuah undang-undang yang telah disusun berbulan-bulan oleh pemerintah dan DPR. "Dibenarkan untuk mengubah atau membatalkan UU itu kalau memang itu putusan yang terbaik dan paling tepat," ucapnya. Bay


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.