Jumat, 16 Agustus 2013 - 20:13:57 WIB
Penyusunan RABN 2014 Berdasarkan Situasi GlobalKategori: Ekbis - Dibaca: 792 kali


Baca Juga:Presiden SBY: Anggaran Pemilu 2013 Sebesar Rp 17 THakim Ragukan Pernyataan Direktur SDM PT Indoguna UtamaPresiden SBY Mengaku Bangga dengan Peran IndonesiaPembebasan Lahan di Waduk Ria Rio Butuh Dana Rp 800 M

JAKARTA-Pemerintah menyebutkan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RABN) 2014 berdasarkan situasi global.

Seperti diwartawakan inilah.com, Menteri Keuangan Muhamad Chatib Basri menyebutkan arah kebijakan RAPBN 2014 mampu menghadapi krisis global. "Global mempengaruhi ekonomi dunia termasuk Indonesia, RAPBN 2014 diharapkan mampu mengantisipasi dan gejolak komoditi dan perlambatan pertumbuhan," ujar Chatib saat pemaparan tentang nota keuangan dan RUU APBN 2014 di Direktorat Jenderal Pajak, Jumat (16/8/2013).

Chatib menilai pada penyusunan RAPBN ini memberikan beberapa stimulus kebijakan ekonomi yang antisipatif. "Kebijakan ekonomi antisipatif karena ada gejala perlambatan pertumbuhan maka memberikan stimulus lapangan kerja. Menjaga daya beli karena 55% produk domestik bruto dari konsumsi. Lalu memberikan fiskal insentif keperushaan untuk mencegah PHK. Dan mendorong kesejahteraan sosial," ucap Chatib.

Chatib menceritakan kondisi global yang berpengaruh ke Indonesia, seperti pertumbuhan China yang 7%. Itu dapat berdampak penurunan ekspor Indonesia. "Prediksi ekonomi global mengalami penurunan, misalkan China mencapai pertumbuhan 7% dan harga komoditi anjlok. Berdampak ekspor tertekan dan imbasnya neraca perdagangan defisit," tambahnya. Sis


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.