Minggu, 10 Februari 2013 - 19:05:51 WIB
Warga Tionghoa Padati Vihara di JakartaKategori: Ibu Kota - Dibaca: 537 kali


Baca Juga:Sekjen PPP: Wajar SBY Benahi Partai DemokratDituduh Plagiat, Menteri Pendidikan Jerman Mundur

JAKARTA-Ratusan hingga ribuan warga Tionghoa silih berganti memadati sejumlah vihara yang terletak di kawasan Kota, Jakarta Barat, Minggu (10/2/2013), untuk beribadah Perayaan Hari Raya Imlek 2654.

Seperti dikutip dari Kantor Berita Antara, salah satu vihara yang dipadati warga Tionghoa adalah Vihara Dharma Bakti yang terletak di kawasan Petak Sembilan serta Vihara Kin Tek Ji di Jalan Kemenangan, Jakarta Barat.

Ferry, seorang warga Tionghoa, yang datang ke Vihara Dharma Bakti mengatakan, setiap tahun ia dan keluarga selalu datang ke vihara untuk memanjatkan doa.

"Doa yang kami panjatkan adalah mendoakan arwah orangtua, minta dilancarkan rezeki dan kesehatan. Samalah kalau umat beragama lainnya saat berdoa di tempat ibadahnya," katanya.

Di vihara ini, warga Tionghoa membawa hio untuk dibakar sebagai bentuk pengiriman doa kepada arwah leluhurnya. "Makna membakar hio adalah agar asap yang ada bisa melayang ke udara dan bisa mengantarkan doa untuk orang yang sudah meninggal," katanya.

Vivy, warga lain, mengatakan, sebenarnya dia dan keluarga ingin ke vihara pada Sabtu (9/2/2013) malam. Tetapi, mengingat warga yang datang begitu banyak, maka ia memilih beribadah pada Minggu pagi.

Selain membakar hio, ada juga yang membakar uang-uangan dari kertas berwarna kuning. Ritual ini memiliki makna agar di Tahun Ular ini bisa membawa rejeki.
    
Silaturahim

Perayaan Imlek biasanya juga diisi warga Tionghoa dengan mengunjungi sanak saudaranya untuk bersilaturahim. Biasanya, hal ini dilakukan setelah beribadah di vihara.  "Kami ingin silaturahim dan berkumpul dengan saudara dekat mau pun jauh," ujarya.

Hal yang sama dilakukan Vivy. Ia mengatakan, biasanya bersama keluarga akan mengunjungi kerabat yang tinggal di di kawasan Kota, Serpong, dan Tangerang. Saat silaturahim,  umumnya warga Tionghoa menyediakan angpao (amplop) berwarna merah berisi uang untuk dibagikan kepada saudara. "Besar kecilnya uang yang kita berikan tergantung kemampuan masing-masing," tegas  Vivy. Bay


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195385)Tampil di Jakarta (26052)Menikah di Bali (25699)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20683)Messi Dirindukan Barcelona (19328)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15734)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15524)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13444)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (13066)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12489) INTERNASIONALSekutu Caracas Berencana Tolak Resolusi AS Soal VenezuelaNEW YORK-Rusia dan sejumlah negara sekutu Venezuela mengatakan, mereka akan menolak rancangan resolusi ...


Trump Buka Kemungkinan Pertemuan dengan Kim Jong-un Jilid IIIPresiden Ekuador Sebut Assange Peretas yang MalangJet Tempur Milik AS Ikut Latihan Perang dengan FilipinaJejak Kasus yang Membelit Pendiri WikiLeaks Julian AssangePerang Dagang hingga Brexit Bikin Ekonomi Global Lesu ke 3,3%Dua Pria Ditembak di RiyadhBank Dunia Tunjuk David Malpass sebagai Presiden Baru
Laporan KhususRob Clinton Kardinal Sebut Masa Depan Indonesia di Tangan MilenialJAKARTA-Calon Anggota Legislatif Partai Golkar, Rob Clinton Kardinal mengumpulkan seluruh relawan ...


Jokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranSuku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih Alot