Sabtu, 12 Juni 2021 - 10:37:05 WIB
Hubungan dengan AS di Titik TerendahKategori: Internasional - Dibaca: 102 kali


Baca Juga:

RUSIA-Hubungan AS-Rusia berada pada titik terendah dalam beberapa tahun, menurut Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam sebuah wawancara dengan NBC News menjelang pertemuannya dengan Presiden AS Joe Biden minggu depan.

Putin dan Biden akan bertemu di Jenewa pada Rabu (16/6/2021). Gedung Putih mengatakan Biden akan mengungkit soal serangan ransomware yang berasal dari Rusia, agresi Moskow terhadap Ukraina, pemenjaraan para pembangkang dan masalah lain yang mengganggu hubungan mereka.

"Kami memiliki hubungan bilateral yang telah memburuk ke titik terendah dalam beberapa tahun terakhir," kata Putin, menurut terjemahan NBC dari kutipan wawancara yang disiarkan pada hari Jumat (11/6/2021).

Putin memuji mantan Presiden Donald Trump sebagai "individu yang luar biasa, individu yang berbakat," dan mengatakan Biden, sebagai politisi karir, "sangat berbeda" dari Trump.

Ditanya tentang Biden yang menyebutnya sebagai pembunuh dalam sebuah wawancara pada bulan Maret, Putin mengatakan dia telah mendengar puluhan tuduhan semacam itu. "Ini sama sekali bukan sesuatu yang saya khawatirkan," kata Putin, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (12/6/2021).

Biden, pada awal kunjungan delapan hari ke Eropa minggu ini, mengatakan, "Kami tidak mencari konflik dengan Rusia."

"Kami menginginkan hubungan yang stabil dan dapat diprediksi ... tapi saya sudah jelas: Amerika Serikat akan merespons dengan cara yang kuat dan bermakna jika pemerintah Rusia terlibat dalam kegiatan berbahaya."

Putin ditanya tentang beberapa pembangkang Rusia yang kematiannya dipersalahkan pada Moskow, termasuk mantan mata-mata KGB Alexander Litvinenko yang diracun pada tahun 2006. Putin menolak pertanyaan itu sebagai “gangguan pencernaan verbal.” Dia mengatakan beberapa dari mereka yang bertanggung jawab atas sejumlah kematian itu berada di penjara .

Mengenai masalah serangan ransomware baru-baru ini yang dilacak Amerika Serikat ke Rusia, Putin membantah mengetahui peretasan itu dan meminta Biden untuk mencapai kesepakatan dengannya di dunia maya, kata NBC News.

Putin juga menepis laporan di Washington Post minggu ini bahwa Rusia sedang bersiap untuk memasok Iran dengan satelit canggih yang akan memungkinkannya melacak target militer potensial di Timur Tengah. 

"Itu hanya berita palsu. Paling tidak, saya tidak tahu apa-apa tentang hal semacam ini," kata Putin, menurut NBC News. "Itu hanya sampah omong kosong." Kia


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.