Selasa, 10 November 2020 - 14:38:03 WIB
Partai NasDem Targetkan Menang di 19 PilkadaKategori: Daerah - Dibaca: 76 kali


Baca Juga:

SURABAYA-DPW Partai NasDem Jawa Timur menargetkan menang Pilkada serentak 2020 di 19 daerah di Jatim. Pasalnya, pasangan calon (paslon) yang diusung memiliki potensi dan peluang besar untuk bisa menang.

Ketua DPW Partai NasDem Jatim Sri Sajekti Sudjunandi mengatakan, ada sejumlah daerah yang berpeluang besar bisa menang. Misalnya Pilkada Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Di Surabaya, Partai NasDem mengusung Machfud Arifin-Mujiaman.

Paslon tersebut juga diusung PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, Hanura, serta didukung partai non-parlemen yakni Perindo. 

“Kami menganggap pilkada serentak 2020 merupakan perhelatan penting. Pilkada tahun ini bakal menjadi pondasi untuk mencapai target dan aspirasi masyarakat,” katanya, Selasa (10/11/2020).

Meski optimistis bisa menang di 19 daerah, Sri Sajekti menganggap 19 daerah yang menggelar Pilkada itu tidaklah mudah. Sehingga kader di 19 daerah harus memanaskan mesin politik, agar bisa maksimal.

“Jangan pernah menyatakan menang sebelum calon kepala daerah resmi ditetapkan sebagai kepala daerah. Maka kita harus mengawal sampai 9 Januari, karena proses pilkada langsung akan tuntas sampai penetapan pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah," terangnya

Disisi lain, DPW Partai Nasdem Jatim membagikan sebanyak 999 paket sembako kepada warga di 154 kelurahan yang ada di Surabaya. Selain dalam rangka memperingati 9 Tahun Partai NasDem, kegiatan ini juga dalam rangka peringatan Hari Pahlawan pada 10 Nopember mendatang. 

“Sebenarnya pihaknya ingin memberi bantuan sembako kepada seluruh warga yang ada di Jatim. Namun, kemampuan partai hanya untuk yang ada di Surabaya,” tandas Jeanette, panggilan karib Sri Sajekti Sudjunadi.

Sementara itu, Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Jawa 4 (Jatim) DPP Partai NasDem, Dossy Iskandar mengatakan, selain para janda veteran dan juga pejuang, bantuan sembako ini juga diberikan kepada janda guru ngaji dan juga kiai kampung.

“Kenapa kiai kampung dan juga ibu janda guru ngaji, karena proses lahirnya 10 Nopember. Hari Pahlawan, tidak bisa lepas dari peran santri dengan resolusi jihad,” terangnya. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (197135)Menikah di Bali (28915)Tampil di Jakarta (27969)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16879)Indonesia Andalkan Empat Pewushu di 7th Sanda World Cup 2014 (15766)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (15000)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (14627)Ketua DPR RI terima dirjen badan nuklir internasiona (14208) Seskab: Eksekusi Mati Dilaporkan dalam Sidang Kabinet (13375)Dua Tahanan Polisi Militer Kabur dari Sel Isolasi (13002) INTERNASIONALGawat, Vaksin Tahap Pertama Terpaksa DihentikanDHAKA-Di tengah masih merebaknya wabah Covid-19, Pemerintah Bangladesh harus menghentikan pemberian vaksis ...


Militer Israel DipermalukanPasukan Rusia Cari Jasad 2 Tentara Israel di SuriahPengadilan Internasional Putuskan Bisa Adili Sengketa Israel-PalestinaTrump Klaim AS Miliki Rudal Hipersonik Terkuat di Dunia Kapal Induk Inggris Terdampar 6 BulanBiden Tunjuk Tim Komunikasi yang Semuanya PerempuanPutin Ingin Pertahanan Nuklir Rusia
Laporan KhususMensos Juliari Kutip Komisi Paket Sembako JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap modus korupsi pengadaan bantuan ...


Thailand Umumkan Kasus Pertama Penularan Virus Corona AntarmanusiaSebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di Lampung