Selasa, 10 November 2020 - 14:33:20 WIB
Peru Terseret Badai Krisis PolitikKategori: Internasional - Dibaca: 9 kali


Baca Juga:
LIMA-Kongres Peru memecat Presiden Martin Vizcarra dalam voting pemakzulan terkait tuduhan korupsi. Badai krisis politik pun melanda negeri itu.

Vizcarra mengatakan dia akan menerima hasil voting Kongres dan tidak akan mengambil tindakan hukum untuk melawannya.

“Hari ini saya akan meninggalkan istana presiden. Hari ini saya akan pulang,” ujar Vizcarra dalam pidatonya pada Senin (9/11) malam. Dia dikelilingi anggota kabinetnya di halaman kediaman presiden di pusat kota Lima.

Ketua Kongres Manuel Merino diperkirakan mengambil alih kursi kepresidenan pada Selasa dan tetap menjabat hingga akhir Juli 2021, saat masa jabatan Vizcarra seharusnya berakhir.

Merino menyeru rakyat tetap tenang setelah voting itu. Dia meyakinkan warga Peru bahwa pemilu presiden 11 April akan berjalan sesuai rencana. 

"Itu sudah disebutkan," ujar dia tentang pemilu dalam wawancara dengan stasiun lokal America Television. 

Dalam upaya kedua anggota parlemen untuk menyingkirkan Vizcarra dalam hitungan bulan, Kongres yang didominasi oposisi meraih 105 suara untuk menggulingkan presiden atas tuduhan saat menjabat gubernur dia menerima suap dari perusahaan yang menang kontrak pekerjaan umum. Sin

0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.