Kamis, 19 Maret 2020 - 17:30:55 WIB
Nilai Tukar Rupiah Rp 15.585 per DolarKategori: Ekbis - Dibaca: 16 kali


Baca Juga:
JAKARTA-Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau anjlok 362 poin atau 2,38 persen ke level Rp15.585 per dolar AS pada Kamis (19/3/2020) pukul 14.00 wib. Itu merupakan level terendah sejak 16 Juni 1998.
 
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan pelemahan rupiah terjadi seiring tingginya tekanan ketidakpastian yang dialami investor di seluruh dunia.
 
“Dow Jones anjlok, premi risiko juga meningkat sangat tinggi. Semua negara menghadapi dampak Covid-19 sehingga investor global melepas asetnya, baik saham maupun SBN [surat berharga negara],” katanya dalam siaran hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia melalui kanal YouTube, Kamis (19/3/2020).
 
Dia mengatakan kaburnya dana asing dari pasar keuangan bukan masalah fundamental ekonomi, tetapi cenderung kepanikan. Hal itu membuat premi risiko meningkat tajam.
 
Menurutnya, Indonesia dan negara-negara lain menghadapi pembalikan modal dalam jumlah besar pada waktu yang bersamaan.
 
Perry mengatakan Bank Indonesia meningkatkan intensitas kebijakan triple intervention, baik secara spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), maupun pembelian SBN yang dilepas investor dari pasar sekunder.
 
“Kami pastikan penentuan nilai tukar di pasar broker dan interbank berlangsug convergent. Saya tekankan, BI berada di pasar dari pagi sampai sore hari untuk menjaga confidence dan selalu melakukan langkah-langkah yang diperlukan,” jelasnya.
 
Bukan itu saja, Perry juga berjanji akan melakukan pembaruan (updating) informasi kepada investor, masyarakat, dan media massa melalui online streaming setiap Selasa-Kamis pukul 14.00 WIB untuk pasar domestik dan pukul 14.00 WIB untuk pasar internasional.
 
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI), pada 18-19 Maret 2020, memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan 7 Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,50 persen.
 
Sejalan dengan itu, BI juga menurunkan suku bunga deposito sebesar 25 bps menjadi 3,75 persen, dan suku bunga pinjaman sebesar 25 bps menjadi 5,25 persen. Ini merupakan penurunan kedua dalam triwulan I/2020. Sebelumnya, BI memangkas suku bunga sebesar 25 bps pada Februari lalu. Bis

 


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (196596)Menikah di Bali (28234)Tampil di Jakarta (27002)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16439)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (14496)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (14089)Indonesia Andalkan Empat Pewushu di 7th Sanda World Cup 2014 (13840)Profil Susi Pudjiastuti (12447)Wawarinka Melangkah ke Perempat Final (11934)Ketua DPR RI terima dirjen badan nuklir internasiona (11134) INTERNASIONALChina Nol Kasus Baru Corona di WuhanBEIJING-China untuk pertama kalina tidak mencatat kasus (nol kasus) baru virus corona ...


Cegah Penyebaran Virus Corona, Australia Larang Masuk Semua WNARatu Elizabeth Batalkan Pesta karena Virus CoronaCegah Corona, Saudi Hentikan Sementara Salat Lima Waktu di MasjidWabah Corona Membunuh 1.809 Orang di ItaliaHadapi Provokasi Iran, AS Tempatkan Dua Kapal Induk di Teluk Persia4.973 Tewas karena Corona, 69.142 SembuhCOVID -19 Menyebar di Eropa, Menteri dan 5 Anggota Parlemen Prancis Dinyatakan Positif
Laporan KhususThailand Umumkan Kasus Pertama Penularan Virus Corona AntarmanusiaBangkok-Otoritas Thailand mengumumkan kasus pertama penularan virus corona dari manusia ke ...


Sebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di LampungKRI Tanjung Kambani 971 Gelar Ritual Khatulistiwa