Senin, 16 Maret 2020 - 17:42:17 WIB
Wabah Corona Membunuh 1.809 Orang di ItaliaKategori: Internasional - Dibaca: 14 kali


Baca Juga:

ROMA-Wabah virus corona jenis baru, COVID-19, sudah membunuh 1.809 orang di Italia. Dalam satu hari kemarin tercatat sebanyak 368 orang meninggal, sebuah rekor kematian tertinggi di Eropa sejak wabah muncul.

Ada 24.747 kasus infeksi COVID-19 di negara tersebut dengan 2.335 pasien disembuhkan. Angka kasus itu mengkhawatirkan bagi negara-negara Eropa lainnya yang telah melihat peningkatan tajam dalam kasus-kasus selama beberapa hari terakhir.

Sedangkan Vatikan telah mengambil langkah drastis dengan membatalkan perayaan minggu Paskah yang akan dimulai 5 April karena wilayah berpenduduk 60 juta itu bersiap menghadapi krisis yang berkepanjangan. 

Hanya sesekali pelari dan beberapa penduduk setempat yang membawa tas belanjaan dapat dilihat di jalan-jalan Roma pada sore yang cerah di akhir pekan pertama Italia di bawah lockdown (penguncian) yang efektif.

"Saya tidak begitu tertarik dengan apa yang orang katakan tentang agama," kata pensiunan Romawi yang menolak diidentifikasi setelah Vatikan mengumumkan bahwa Paskah-nya akan berlangsung tanpa kehadiran fisik jemaat. "Saya tertarik pada apa yang orang katakan tentang kesehatan kita," ujarnya.

Gubernur wilayah Milan, Attilio Fontana, mengatakan situasi di daerah sekitar ibu kota keuangan Italia itu semakin memburuk.
"Kami hampir mencapai titik di mana kami tidak akan lagi dapat menyadarkan orang karena kami akan keluar dari tempat tidur unit perawatan intensif," kata Fontana kepada saluran Sky TG24 Italia, seperti dikutip AFP, Senin (16/3/2020).

"Kami membutuhkan mesin-mesin (dokter-dokter) untuk menggunakan paru-paru ventilasi, respirator buatan yang sayangnya tidak dapat kami temukan," kata Fontana. "Begitu respirator itu tiba dari luar negeri, kita akan siap untuk menyerang."

Wilayah Lombardy telah mencatat 1.218 kematian terkait wabah COVID-19 selama tiga minggu terakhir, angka tertinggi dibandingkan gabungan seluruh Eropa.

Tak Ada Lagi Ambulans


Wali Kota Milan Beppe Sala mengatakan dia telah berhasil mengamankan pengiriman masker bedah dari China untuk membantu menutupi kekurangan yang terus meningkat.

"Milan selalu memiliki hubungan yang sangat baik dengan kota-kota utama China dan saya melakukan beberapa panggilan telepon selama beberapa hari terakhir untuk mencari masker," katanya.

"Pengiriman pertama tiba (Jumat) dan kami sekarang akan mendistribusikannya ke dokter, ke staf kami," paparnya.

Namun situasi tetap kritis meskipun Lombardy menikmati sistem perawatan kesehatan kelas dunia yang secara konsisten dipuji oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk tingkat peralatan dan staf,

Kepala Kesehatan Lombardy, Giulio Gallera, mengatakan kepada wartawan pada Sabtu pekan lalu bahwa tidak ada lagi ambulans di daerah-daerah sekitar Milan.

Gubernur Veneto di Venesia, Luca Zaiai, menyerukan semua orang tetap mengisolasi diri untuk menghindari menempatkan rumah sakit di bawah tekanan lebih lanjut.

"Jika Anda tidak mengikuti aturan, sistem kesehatan akan macet dan saya harus memberlakukan jam malam," kata Luca Zaia.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte bersikeras pada hari Minggu bahwa pemerintahnya memberikan perhatian maksimal pada situasi di utara negara tersebut.

Pemerintahnya diatur untuk mengungkap rencana krisis baru yang dilaporkan mencakup langkah-langkah bantuan keluarga seperti pembayaran cuti orang tua dan bantuan untuk wiraswasta.

Pemerintah Conte mengatakan pihaknya juga sedang dalam diskusi dengan bank tentang penangguhan beberapa pembayaran hipotek keluarga. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (196596)Menikah di Bali (28234)Tampil di Jakarta (27002)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16439)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (14496)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (14089)Indonesia Andalkan Empat Pewushu di 7th Sanda World Cup 2014 (13840)Profil Susi Pudjiastuti (12447)Wawarinka Melangkah ke Perempat Final (11934)Ketua DPR RI terima dirjen badan nuklir internasiona (11135) INTERNASIONALChina Nol Kasus Baru Corona di WuhanBEIJING-China untuk pertama kalina tidak mencatat kasus (nol kasus) baru virus corona ...


Cegah Penyebaran Virus Corona, Australia Larang Masuk Semua WNARatu Elizabeth Batalkan Pesta karena Virus CoronaCegah Corona, Saudi Hentikan Sementara Salat Lima Waktu di MasjidWabah Corona Membunuh 1.809 Orang di ItaliaHadapi Provokasi Iran, AS Tempatkan Dua Kapal Induk di Teluk Persia4.973 Tewas karena Corona, 69.142 SembuhCOVID -19 Menyebar di Eropa, Menteri dan 5 Anggota Parlemen Prancis Dinyatakan Positif
Laporan KhususThailand Umumkan Kasus Pertama Penularan Virus Corona AntarmanusiaBangkok-Otoritas Thailand mengumumkan kasus pertama penularan virus corona dari manusia ke ...


Sebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di LampungKRI Tanjung Kambani 971 Gelar Ritual Khatulistiwa