Kamis, 12 Maret 2020 - 10:19:29 WIB
Gawat, Penderita DBD di Tangsel, Depok, dan Bekasi MelonjakKategori: Daerah - Dibaca: 19 kali


Baca Juga:

TANGERANG SELATAN-Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Depok, dan Bekasi melonjak tajam. Bahkan di Tangsel, dua orang meninggal dunia.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, jumlah warga yang terserang demam berdarah pada Januari 2020 mencapai 29 orang. Jumlah itu melonjak pada Februari 2020 menjadi 41 orang.


“Dari jumlah itu, dua orang pasien dikabarkan meninggal dunia. Selain karena demam berdarah, keduanya diduga meninggal akibat penyakit penyerta yang aktif saat demam,” kata Benyamin, kemarin.

 

Menurut dia, sejumlah wilayah dengan angka penderita tertinggi berada di Pamulang dan Ciputat. Pada Januari saja, di Ciputat ada 11 kasus dan Pamulang ada tujuh kasus. 

“Kecamatan lain ada dua, tiga, dan satu. Februari yang banyak dari Pamulang ada 17 kasus, Ciputat sembilan orang. Maret ini Pamulang ada lima, dari Serpong ada empat orang. Penderita 17 orang bulan Maret ini semuanya dari Tangsel,” katanya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Depok mencatat jumlah penderita demam berdarah mencapai 288 orang hingga pada kuartal I/2020 ini. “Total ada 288 pasien. Untuk yang meninggal masih dicek datanya,” ungkap Kepala Dinkes Kota Depok Novarita.

Dia mengatakan, yang perlu dilakukan untuk pencegahan adalah dengan menerapkan kebersihan lingkungan. Pemberantasan sarang nyamuk harus dilakukan sehingga tidak ada nyamuk berkembang biak.

“Sosialisasi PSN sudah sering dilakukan. Sekarang, tinggal bagaimana masyarakat mau ikut bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Di Bekasi, penyakit mematikan yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti masih mengkhawatirkan. Selama lima bulan terakhir terdapat 610 kasus.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kesehatan Kota Bekasi Dezi Syukrawati mengungkapkan, jumlah warga yang terkena penyakit itu tercatat sejak awal Januari hingga Mei 2019. Rinciannya, pada Januari mencapai 75 orang, Februari angkanya menurun jadi 53 kasus, dan Maret angkanya melonjak hingga 200 kasus.

Pemerintah daerah lalu melakukan berbagai upaya pencegahan di lingkungan masyarakat sehingga pada April angkanya menurun jadi 152 kasus. “Terakhir bulan Mei kembali turun dibanding bulan sebelumnya menjadi 130 kasus sehingga bila ditotal ada 610 kasus mulai dari Januari–Mei 2019,” kata Dezi.

Saat ini, kata dia, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya menekan wabah penyakit ini di lingkungan permukiman warga. Dezi mengatakan, selain melalui pengasapan atau fogging, pihaknya juga membentuk 80 lebih kader jumantik di seluruh puskesmas. Mereka bertugas di 56 kelurahan yang ada di Kota Bekasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati menambahkan, pihaknya juga sudah meminta rumah sakit swasta selalu intens menjalin koordinasi. Salah satunya terkait laporan kasus DBD yang baru saja terindikasi ataupun sudah positif. “Rumah sakit swasta wajib melaporkan ke pemerintah agar kita bisa mencegahnya,” katanya. Sin

 


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (196595)Menikah di Bali (28234)Tampil di Jakarta (27002)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16439)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (14496)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (14089)Indonesia Andalkan Empat Pewushu di 7th Sanda World Cup 2014 (13836)Profil Susi Pudjiastuti (12447)Wawarinka Melangkah ke Perempat Final (11934)Ketua DPR RI terima dirjen badan nuklir internasiona (11134) INTERNASIONALChina Nol Kasus Baru Corona di WuhanBEIJING-China untuk pertama kalina tidak mencatat kasus (nol kasus) baru virus corona ...


Cegah Penyebaran Virus Corona, Australia Larang Masuk Semua WNARatu Elizabeth Batalkan Pesta karena Virus CoronaCegah Corona, Saudi Hentikan Sementara Salat Lima Waktu di MasjidWabah Corona Membunuh 1.809 Orang di ItaliaHadapi Provokasi Iran, AS Tempatkan Dua Kapal Induk di Teluk Persia4.973 Tewas karena Corona, 69.142 SembuhCOVID -19 Menyebar di Eropa, Menteri dan 5 Anggota Parlemen Prancis Dinyatakan Positif
Laporan KhususThailand Umumkan Kasus Pertama Penularan Virus Corona AntarmanusiaBangkok-Otoritas Thailand mengumumkan kasus pertama penularan virus corona dari manusia ke ...


Sebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di LampungKRI Tanjung Kambani 971 Gelar Ritual Khatulistiwa