Jumat, 06 Maret 2020 - 13:27:18 WIB
Rusia Bentuk Divisi Pertahanan Udara di ArktikKategori: Internasional - Dibaca: 19 kali


Baca Juga:

MOSKOW-Angkatan bersenjata Rusia menciptakan satu lagi divisi pertahanan udara di wilayah Arktik. Pembentukan divisi ini untuk menjamin keamanan Rute Laut Utara, jalur pengiriman utama Arktik Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis menandatangani sebuah dekrit yang menyetujui dokumen tentang dasar-dasar kebijakan negara Rusia mengenai pengembangan Arktik pada tahun 2035. Keputusan tersebut mulai berlaku pada hari penandatanganannya.

Dokumen tersebut mengidentifikasi target utama, tujuan utama, prioritas strategis dan mekanisme untuk implementasi kebijakan negara Rusia di Arktik, serta sistem perencanaan strategis untuk pengembangan sosial dan ekonomi zona Arktik Rusia dan penyediaan keamanan nasional Rusia di wilayah Arktik.

"Pada tahun 2020, sebagai bagian dari penerapan kebijakan Federasi Rusia di Kutub Utara, sebuah pasukan operasi umum bagian dari Angkatan Bersenjata Federasi Rusia telah dibuat di zona Arktik Federasi Rusia, yang mampu memastikan keamanan militer di berbagai kondisi militer dan politik," bunyi dokumen itu seperti dilansir dari Sputnik, Jumat (6/3/2020).

Menurut dokumen itu, kehadiran militer asing yang terus meningkat di wilayah Kutub Utara dan fakta bahwa aktivitas Rusia di sana sedang didiskreditkan adalah tantangan utama yang dihadapi oleh keamanan nasional Rusia.

Keputusan itu dikeluarkan setelah Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu menyatakan bahwa angkatan bersenjata Rusia telah memastikan keamanan Rute Laut Utara, dengan Armada Utara, Pasukan Lintas Udara, Pasukan Aerospace, dan Pasukan Operasi Khusus melakukan latihan rutin untuk melindungi fasilitas penting industri dan kepentingan ekonomi Rusia di wilayah Arktik.

"Penguatan pasukan Rusia di wilayah Kutub Utara tetap menjadi prioritas Kementerian Pertahanan," kata Shoigu.

Rusia, yang sedang mempersiapkan diri untuk menjadi presiden bergilir di Dewan Arktik tahun depan, merasa khawatir dengan meningkatnya kehadiran NATO di wilayah tersebut.

Moskow berupaya mengubah wilayah Kutub Utara menjadi jalur pelayaran hijau. Rute Laut Utara bertujuan untuk membukanya hingga navigasi pada tahun 2035.


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (196596)Menikah di Bali (28234)Tampil di Jakarta (27002)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16439)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (14496)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (14089)Indonesia Andalkan Empat Pewushu di 7th Sanda World Cup 2014 (13840)Profil Susi Pudjiastuti (12447)Wawarinka Melangkah ke Perempat Final (11934)Ketua DPR RI terima dirjen badan nuklir internasiona (11134) INTERNASIONALChina Nol Kasus Baru Corona di WuhanBEIJING-China untuk pertama kalina tidak mencatat kasus (nol kasus) baru virus corona ...


Cegah Penyebaran Virus Corona, Australia Larang Masuk Semua WNARatu Elizabeth Batalkan Pesta karena Virus CoronaCegah Corona, Saudi Hentikan Sementara Salat Lima Waktu di MasjidWabah Corona Membunuh 1.809 Orang di ItaliaHadapi Provokasi Iran, AS Tempatkan Dua Kapal Induk di Teluk Persia4.973 Tewas karena Corona, 69.142 SembuhCOVID -19 Menyebar di Eropa, Menteri dan 5 Anggota Parlemen Prancis Dinyatakan Positif
Laporan KhususThailand Umumkan Kasus Pertama Penularan Virus Corona AntarmanusiaBangkok-Otoritas Thailand mengumumkan kasus pertama penularan virus corona dari manusia ke ...


Sebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di LampungKRI Tanjung Kambani 971 Gelar Ritual Khatulistiwa