Kamis, 05 Maret 2020 - 11:49:58 WIB
Langkah The Fed Pangkas Suku Bunga Bisa Diikuti BIKategori: Ekbis - Dibaca: 78 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Ekonom Indef Bhima Yudisthira menilai penurunan suku bunga The Fed (Fed Fund Rate/FFR) sebanyak 50 basis poin akan membuat Bank Indonesia (BI) kembali melonggarkan kebijakannya. Sebagai informasi The Fed alias Bank Sentral Amerika Serikat (AS) telah memangkas suku bunga acuan, sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran tentang dampak ekonomi dari wabah virus corona (Covid-19) yang terus menyebar dengan cepat.

Federal Reserve menurunkan suku bunga sebesar 50 basis poin ke kisaran 1% sampai 1,25%. "Penurunan suku bunga the fed tidak berpengaruh secara langsung ke perekonomian Indonesia. Tetapi penurunan tersebut membuka ruang yang lebih lebar bagi Bank Indonesia untuk melonggarkan kebijakan moneternya," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Dia pun melanjutkan, Bank Indonesia bisa dengan lebih leluasa menurunkan suku bunga yang sangat diharapkan bisa membantu menahan perlambatan pertumbuhan ekonomi ditengah wabah corona. "Adanya penurunan suku bunga ini diharapkan bisa menstimulus pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Sementara itu, Ekonom Core Piter Abdullah mengatakan bunga acuan AS akan membuat dana asing kembali masuk ke indonesia. Ini disebabkan spread bunga utang Indonesia dengan bunga utang AS smakin lebar.

"Dari spread ini investor diuntungkan. Wajar penurunan bunga acuan AS meningkatkan kinerja IHSG yg naik 2.29% hari ini dan dana asing mencatat nettbuy Rp87.5 miliar," ungkap Piter.

Sambung dia menambahkan, stimulus AS dirasakan ke pasar keuangan Indonesia. Diperkirakan BI akan meniru The Fed dalam memangkas lebih jauh bunga acuan hingga 50 bps pada akhir semester I 2020. "Diperkirakan BI akan meniru The Fed dalam memangkas lebih jauh bunga acuan hingga 50 bps pada akhir semester I 2020," paparnya. Jok


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.