Rabu, 04 Maret 2020 - 12:45:32 WIB
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Membaik Saat Dolar AS DefensifKategori: Ekbis - Dibaca: 21 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan, Rabu (4/3/2020) dibuka membaik, meski tidak terlalu besar dari sesi sebelumnya. Tren pemulihan kurs rupiah hari ini mengiringi dolar AS yang bergerak defensif setelah The Fed memangkas suku bunga sebesar 50 basis point sebagai langkah darurat.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini menguat ke posisi Rp14.171 per USD untuk kembali melawan, meski hanya tipis dari sesi sebelumnya. Rupiah memperlihatkan sedikit peningkatan dibandingkan Selasa, kemarin Rp14.222/USD.

Sementara posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga ikut melompat ke level Rp14.160/USD untuk jadi perbaikan dibandingkan dari sesi penutupan sebelumnya Rp14.282/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.157-Rp14.185/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi terlihat perkasa menjadi Rp14.227/USD atau merangkak naik dari kemarin Rp14.235/USD. Rupiah sendiri masih dibayangi faktor eksternal yang masih penuh ketidakpastian.

Posisi rupiah berdasarkan data Yahoo Finance hari ini justru berbalik menanjak naik menjadi Rp14.220 per USD. Raihan tersebut lebih tinggi dari sebelumnya Rp14.275/USD lewat pergerakan harian Rp14.220 sampai dengan Rp14.220/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar AS melayang mendekati level terendah dalam lima bulan versus Yen Jepang pada perdagangan hari Rabu setelah Federal Reserve AS alias The Fed memangkas suku bunga acuan sebesar 50 bps. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah darurat karena besarannya lebih besar dari sebelumnya, hingga memicu lebih banyak kecemasan tentang dampak dari virus corona.

Greenback diperdagangkan dekat posisi terendah dalam hampir dua tahun melawan franc Swiss saat investor berbondong-bondong ke aset safe-heaven. Euro juga menjadi salah satu mata uang yang mendapatkan keuntungan dari kelemahan dolar.

Dolar AS turun menjadi 106,85 terhadap Yen Jepang di Asia pada hari Rabu, atau menjadi yang terendah dalam hampir lima bulan dan kemudian sempat menyentuh level 107,26 yen. The greenback bertengger pada posisi 0,9561 versus Franc Swiss mendekati tingkat terlemah dalam hampir dua tahun. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (196596)Menikah di Bali (28234)Tampil di Jakarta (27002)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16439)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (14496)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (14089)Indonesia Andalkan Empat Pewushu di 7th Sanda World Cup 2014 (13840)Profil Susi Pudjiastuti (12447)Wawarinka Melangkah ke Perempat Final (11934)Ketua DPR RI terima dirjen badan nuklir internasiona (11134) INTERNASIONALChina Nol Kasus Baru Corona di WuhanBEIJING-China untuk pertama kalina tidak mencatat kasus (nol kasus) baru virus corona ...


Cegah Penyebaran Virus Corona, Australia Larang Masuk Semua WNARatu Elizabeth Batalkan Pesta karena Virus CoronaCegah Corona, Saudi Hentikan Sementara Salat Lima Waktu di MasjidWabah Corona Membunuh 1.809 Orang di ItaliaHadapi Provokasi Iran, AS Tempatkan Dua Kapal Induk di Teluk Persia4.973 Tewas karena Corona, 69.142 SembuhCOVID -19 Menyebar di Eropa, Menteri dan 5 Anggota Parlemen Prancis Dinyatakan Positif
Laporan KhususThailand Umumkan Kasus Pertama Penularan Virus Corona AntarmanusiaBangkok-Otoritas Thailand mengumumkan kasus pertama penularan virus corona dari manusia ke ...


Sebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di LampungKRI Tanjung Kambani 971 Gelar Ritual Khatulistiwa