Sabtu, 01 Februari 2020 - 18:26:50 WIB
Andalan Wisatawan Pacitan, Nasi Tiwul Bu Gandos Emang JosKategori: Wisata - Dibaca: 8 kali


Baca Juga:

PACITAN-Piknik ke Pacitan, Jawa Timur, tak lengkap rasanya bila tidak berwisata kuliner. Ada banyak tempat makan yang menjadi pilihan wisatawan di daerah yang dijuluki Kota Seribu Gua tersebut.

Salah satu yang direkomendasikan adalah Warung Makan Bu Gandos. Tempat makan ini sangat mudah ditemukan karena lokasinya di pinggir Jalan Raya Solo-Pacitan, tepatnya di Desa Bagak, Kecamatan Sidoharjo.

Pilihan menunya beragam, tapi yang utama adalah olahan hasil laut. Ada lobster, udang goreng, sate tuna, sayur pedas tuna, oseng cumi pedas, tahu tempe, dan masih banyak pilihan lain. Salah satu menu favorit adalah gulai ikan tongkol dan sate tuna.

Warung yang berdiri sejak 2015 ini menjadi spesial karena menyajikan nasi tiwul yang mungkin tak banyak dijumpai ditempat makan yang lain. Karenanya, pengunjung banyak yang memesan nasi tiwul ini untuk disantap dengan aneka olahan hasil laut. Nasi tiwul dipadukan dengan sayur lodeh dan urap rasanya semakin maknyus.

Sambil menunggu masakan matang, pengunjung bisa memesan berbagai minuman yang disediakan di warung tersebut. Namun tak sempurna jika di tepi pantai tidak minum es degan (kelapa muda) sambil menikmati semilir angin sambil lesehan beralas tikar. Di warung ini, pengunjung bisa memilih lesehan yang letaknya di belakang atau duduk kursi di sisi depan. Jika memilih duduk di kursi, pengunjung bisa melihat langsung proses membakar sate tuna yang aromanya bisa menggugah selera.

Tak hanya makanannya yang enak, warung yang buka pada pukul 07.00-17.00 WIB ini juga menawarkan pemandangan menarik. Lokasinya di pinggir tebing dan dekat dengan pantai selatan. Pengunjung bisa betah dan berlama-lama di warung makan ini. Sambil menyantap menu yang dipesan, bisa menikmati pemandangan laut Pacitan.

“Wow, enak sekali tempatnya. Bisa makan sambil lesehan, menikmati menu yang maknyus. Pemandangannya juga bikin betah,” ujar Al Anisa, pengunjung dari Yogyakarta.

Perempuan berkerudung ini mengaku cocok dengan masakan di Warung Bu Gandos. Dia yang terbiasa dengan masakan Yogyakarta, mengaku tak kaget saat menyantap hidangan yang dipesannya berupa nasi tiwul, lodeh, dan sate tuna. “Pedas iya, tapi enak. Tetap lahap menyantapnya,” tambah Al, panggilannya, yang datang ke Pacitan bersama rombongan.

Demikian juga pengakuan Hartono dari komunitas motor matic Magelang. Pria berkacamata ini baru pertama kali datang ke warung ini. Dia mendapat info dari teman-teman komunitasnya yang pernah touring ke Pacitan. “Penasaran pastinya. Dan saya membuktikannya sekarang. Enak dan harganya sangat terjangkau. Layak untuk didatangi lagi,” katanya.

Yang membuat ingin kembali datang ke lokasi ini adalah kesegaran dari ikan yang disajikan. Selain itu, cita rasa yang disuguhkan sangatlah pas dan tidak berlebihan. Rasa asin, manis, dan gurihnya menyatu dengan rasa pedas. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.