Senin, 23 Desember 2019 - 17:49:56 WIB
Pendiri Hanura Kubu OSO Minta Semua Pihak Taat HukumKategori: Polhukam - Dibaca: 15 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Dewan Pendiri Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kubu Oesman Sapta Odang (OSO) meminta mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto untuk tidak mengeluarkan statement politik yang bisa memicu instabilitas politik, terutama di internal Partai Hanura. Bahkan, Dewan Pendiri Hanura mengancam akan membawa Wiranto ke jalur hukum.

Dewan Pendiri Hanura Yus Usman Sumanegara mengatakan, pernyataan Wiranto yang masih mempertanyakan keabsahan Musyawarah Nasional (Munas) III bisa membuat kondisi politik di internal Hanura panas.

"Kami mengimbau kalau masih ada statement tidak benar dari Pak Wiranto untuk tidak lagi membuat pernyataan-pernyataan politik yang tidak benar terhadap kepemimpinan OSO. Ini dikhawatirkan akan mengganggu keamanan situasi politik yang kondusif," kata Yus Usman di Jakarta, Senin (23/12/2019).

Yus merujuk pada amar putusan Mahkamah Agung Nomor 194K/Tun/2019 Tanggal 13 Mei 2019 tentang penolakan permohonan kasasi yang diwakili kubu Hanura Daryatmo dan Sudding.

"Dengan adanya amar putusan MA tentang penolakan kasasi, tidak boleh lagi ada yang mengaku-ngaku Hanura karena jelas Hanura berdasarkan putusan MA adalah yang legal DPP di bawah kepemimpinan Pak OSO dan Sekjen Herry Lontung. Kalau ada yang ngaku-ngaku Hanura lain itu berarti kan melawan hukum," ucap Yus.

Kubu OSO akan mempelajari soal hukum yang akan dia bawa untuk kubu Wiranto. Yus Usman mengatakan, para pendiri Hanura yang taat azas dan taat hukum harus mengamankan dan melaksanakan keputusan MA.


Yus Usman menambahkan, Musyawarah Nasional III yang diselenggarakan DPP Hanura di bawah kepemimpinan Ketua Umum OSO dan Herry Lontung telah dilaksanakan sesuai ketentuan undang-undang partai politik yang berlaku sesuai AD/ART. Serta telah mendapat pengesahan Kementerian Hukum dan HAM.

"Sehingga semua keputusan-keputusan Musyawarah Nasional III Partai Hanura sah dan mengikat," tandasnya.

Anggota Dewan Pendiri Hasanuddin Nasution mengatakan, sebagai pendiri dan kader Hanura, dirinya ingin agar pernyataan Wiranto bisa diproses secara hukum.

"Jangan orang yang karena punya kedudukan di negara ini terus ngomong sembarangan. Partai ini hidup di seluruh Indonesia, ada pengurusnya, ada 807 anggota DPRD provinsi, kabupaten dan kota. Mereka bagian penting kebijakan rakyat Indonesia. Saya ingin menyatakan kalau itu tidak benar, kami ingin ada proses hukum lebih lanjut. Nanti akan disusun strateginya," katanya.

Sebelumnya, Wiranto OSO untuk mundur sebagai Ketum Hanura. Ia menilai OSO telah melanggar kesepakatan saat dia menyerahkan Hanura kepada OSO pada 2016 silam. Di antaranya janji menambah suara Hanura di Pemilu 2019, tapi ternyata justru gagal masuk DPR.

"Kalau ada Munas yang mengukuhkan kembali Pak OSO sebagai ketum, setelah partai ini tidak berhasil di DPR pusat, tidak menambah suaranya, partai juga tidak solid maka tentunya sesuai pakta integritas menanyakan kepada Saudara OSO, tolong baca kembali, tolong disimak," kata Wiranto.

"Kami ingatkan bahwa ada komitmen mundur dari Ketum kalau persyaratan-persyaratan tidak dipenuhi. Maka kita minta dengan gentlemen mundur dari Partai Hanura," tegasnya. Net


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (196412)Menikah di Bali (27746)Tampil di Jakarta (26780)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16347)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (14283)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13960)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12798)Profil Susi Pudjiastuti (12332)Wawarinka Melangkah ke Perempat Final (11871)Khloe Kardashian Siap Ceraikan Lamar Odom (11654) INTERNASIONALPolandia Beli 32 Jet Tempur Siluman F-35 ASWARSAWA-Polandia memastikan membeli 32 unit pesawat jet tempur siluman F-35 Lightning ...


Virus Wuhan Kacaukan Acara ImlekAbu Sayyaf Culik 5 WNI, Menlu RI Panggil Wakil Malaysia dan FilipinaKonflik Natuna dan Klaim Laut China Selatan Bikin ASEAN MeradangChina Resmi Tugaskan Kapal Perang Terbesar di AsiaLa Catrina, Bos Cantik Geng Narkoba Ditembak Mati Polisi MeksikoKata Mahathir, Israel Harus Diadili ICC karena 3 AlasanJet Tempur J-15 China Mulai Lepas Landas dari Kapal Induk Shandong
Laporan KhususSebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat JAKARTA-Sebaiknya, dua anggota Koalisi Pemilihan Umum (KPU) dan dua anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ...


Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di LampungKRI Tanjung Kambani 971 Gelar Ritual Khatulistiwa Kontingen Pelantara 9 Saksikan Atraksi Lompat Batu