Jumat, 29 November 2019 - 17:43:23 WIB
Kubu Bamsoet Kritik Rapat Pleno Golkar Persiapan MunasKategori: Polhukam - Dibaca: 103 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Rapat pleno dewan pimpinan pusat (DPP) Partai Golkar pada Rabu 27 November 2019 dikritik Kubu Bambang Soesatyo (Bamsoet). Kubu Bamsoet menilai rapat yang membahas persiapan penyelenggaraan musyawarah nasional (Munas) itu dilaksanakan dengan cara-cara yang sangat manipulatif.

"Rapat Pleno 27 November 2019 telah melanggar ketentuan AD/ART Partai Golkar, karena agenda rapat dan pembahasannya dilaksanakan dengan cara-cara yang sangat manipulatif," ujar Loyalis Bamsoet yang juga sebagai Pengurus Pleno DPP Partai Golkar, Amriyati Amin di Restoran Batik Kuring, Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2019).

Rapat Pleno tersebut juga dianggap terasa sangat intimidatif. Karena, lanjut dia, hadirnya para petugas keamanan internal partai berseragam loreng yang jumlahnya cukup banyak.

Padahal, lanjut dia, para petugas berseragam loreng itu bukan Pengurus Pleno DPP. Dia mengatakan, tidak ada urgensinya para petugas berloreng itu berada dalam forum rapat pleno yang sifatnya tertutup.

"Rezim Airlangga sangat mungkin telah terkena sindrom paranoid, dihantui bayangan ketakutan yang berlebihan, sehingga mengizinkan para petugas berloreng itu berada dalam ruangan rapat pleno," ungkapnya.

Dia melanjutkan, atas kondisi ruangan sidang yang tidak nyaman akibat kehadiran para petugas berloreng, protes sudah disampaikan. "Tetapi tidak ada tanggapan sama sekali dari saudara Airlangga selaku pimpinan rapat," katanya. Net


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.