Selasa, 05 November 2019 - 13:41:56 WIB
Komplotan Curanmor Lampung Digulung di JakartaKategori: Daerah - Dibaca: 60 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Polisi meringkus enam pelaku pencurian kendaraan bermotor di kawasan Tamansari, Jakarta Barat. Mereka merupakan kelompok Lampung yang selama ini bermodalkan senjata api (senpi) rakitan saat beraksi.

Mereka kerap menyisir kawasan pemukiman padat penduduk di Jakarta dan mengincar Honda Beat milik warga.

Aksi mereka yang telah dilakukan berbulan-bulan ini pupus setelah Unit Reskrim Polsek Metro Taman Sari membekuknya di sebuah hotel di kawasan Taman Sari, Jumat (1/11/2019).

Dua orang pelaku tertembus timah panas lantaran melawan petugas. Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Ruly Indra, menuturkan, dari enam tersangka yang diamankan terdapat satu wanita berinisial DO (24), dan anak di bawah umur berinisial ADI (17).

Sedangkan kapten kawanan curanmor ini adalah Arifin (22). Dia dan rekannya, Rizal (25), terpaksa dilumpuhkan di bagian kaki lantaran melawan saat ditangkap.

Sementara untuk dua pelaku lain berinisial A (23), dan AGS (20), tak berkutik setelah melihat polisi menembak rekannya.

"Tersangka A ini adalah residivis kasus serupa yang mendapat vonis dua tahun pada 2016 lalu," kata Ruly saat merilis kasus tersebut di Mapolsek Metro Tamansari, Glodok, Jakarta Barat.

Ruly mengatakan, sindikat ini terungkap lantaran pada Jumat (1/11/2019) lalu kembali menggasak sepeda motor Honda Beat milik warga di Jalan Ibrahim Dalam, Tangki, Tamansari.

"Setelah korban melaporkan kasus ini, Unit Reskrim langsung lakukan penyelidikan dan menangkap para pelaku di sebuah hotel di kawasan Tamansari," kata Ruly.

Kanit Reskrim Polsek Metro Taman Sari, AKP Ranggo Siregar, menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, sindikat ini sudah beraksi puluhan kali di wilayah Jakarta dan Tangerang dengan selalu menyasar Honda Beat, lantaran harga jualnya yang tinggi.

Karena itu, dalam penggerebekan ini polisi mengamankan lima sepeda motor sebagai barang bukti.

"Apabila berhasil, motor curian ini langsung dijual kepada seseorang yang masih DPO seharga Rp2-2,5 juta dan uangnya dibagikan untuk kehidupan mereka sehari-hari," katanya.

Sindikat ini melengkapi aksinya dengan senjata api rakitan. Saat ini, senjata api rakitan jenis revolver bergagang kayu hitam dan dua pucuk peluru kaliber 9 mm sudah diamankan polisi.

Senjata itu milik Arifin dan DO yang dibeli sebesar Rp5 juta. "Sampai saat ini belum ada korban dari senjata api tersebut, tapi mereka selalu membawanya. Ketika ada yang menghalangi maka akan digunakan," kata Ruly.

Kini atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman 9 tahun penjara.

Sedangkan untuk tersangka Arifin dan DO yang memiliki senjata api ilegal ditambahkan dengan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12/1951. Net


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (196386)Menikah di Bali (27731)Tampil di Jakarta (26775)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16342)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (14229)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13956)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12792)Profil Susi Pudjiastuti (12326)Wawarinka Melangkah ke Perempat Final (11866)Khloe Kardashian Siap Ceraikan Lamar Odom (11649) INTERNASIONALAbu Sayyaf Culik 5 WNI, Menlu RI Panggil Wakil Malaysia dan FilipinaJAKARTA-Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi memanggil perwakilan ...


Konflik Natuna dan Klaim Laut China Selatan Bikin ASEAN MeradangChina Resmi Tugaskan Kapal Perang Terbesar di AsiaLa Catrina, Bos Cantik Geng Narkoba Ditembak Mati Polisi MeksikoKata Mahathir, Israel Harus Diadili ICC karena 3 AlasanJet Tempur J-15 China Mulai Lepas Landas dari Kapal Induk ShandongTaliban Klaim Serangan yang Tewaskan Tentara AS di AfghanistanIni Dia Pemimpin Termuda Dunia
Laporan KhususSebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat JAKARTA-Sebaiknya, dua anggota Koalisi Pemilihan Umum (KPU) dan dua anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ...


Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di LampungKRI Tanjung Kambani 971 Gelar Ritual Khatulistiwa Kontingen Pelantara 9 Saksikan Atraksi Lompat Batu