Jumat, 20 September 2019 - 18:12:36 WIB
KPK Pastikan 5 Pimpinan Tetap Jalankan Tugas Pemberantasan KorupsiKategori: Polhukam - Dibaca: 48 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan lima pimpinannya tetap menjalankan tugas untuk memimpin lembaga antikorupsi tersebut hingga akhir masa jabatan. Hal itu sudah diatur di UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Kami pastikan lima Pimpinan KPK juga tetap sah dalam mengambil kebijakan sampai ada pemberhentian oleh Presiden Republik Indonesia," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/9/2019).

Hal tersebut, kata Febri, mengacu pada Pasal 32 ayat (3) UU KPK, yaitu “Pemberhentian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia”.


Sedangkan terkait jangka waktu pimpinan memegang jabatan ditegaskan pada Pasal 34 UU KPK, yaitu "Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi memegang jabatan selama 4 (empat) tahun dan dapat dipilih kembali hanya untuk sekali masa jabatan."

"Lima Pimpinan KPK diangkat berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 133/P Tahun 2015 tentang Pengangkatan Pimpinan KPK masa jabatan Tahun 2015-2019 tertanggal 21 Desember 2015," kata Febri.

Dengan demikian, lanjut Febri, terhitung sejak dilantik Presiden Republik Indonesia sejak 21 Desember 2015 maka sesuai dengan aturan yang berlaku masa jabatan Pimpinan KPK saat ini akan berakhir pada 21 Desember 2019 nanti.

Sekaligus setelah itu pelantikan terhadap Pimpinan KPK yang baru sebagaimana hasil yang telah dipilih oleh DPR-RI akan diproses lebih lanjut. Saat ini, tugas-tugas penindakan dan pencegahan terus dilakukan KPK di bawah kepemimpinan 1 Ketua dan 4 Wakil Ketua KPK.

Selain proses penyelidikan dan penyidikan baru, KPK juga akan terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi, pelarangan ke luar negeri, penggeledahan, penyitaan hingga penetapan tersangka baru hingga proses persidangan dan eksekusi. Karena pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti.

"Selain itu, tugas pencegahan juga menjadi perhatian kami, dan sejumlah tim sedang tersebar di banyak daerah dan instansi yang melaksanakan fungsi trigger mechanisme mendorong perbaikan sistem di lembaga-lembaga pusat ataupun daerah tersebut," tuturnya. Net


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (196205)Menikah di Bali (27588)Tampil di Jakarta (26680)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16299)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (14125)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13901)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12742)Profil Susi Pudjiastuti (12278)Wawarinka Melangkah ke Perempat Final (11821)Khloe Kardashian Siap Ceraikan Lamar Odom (11624) INTERNASIONALIni Dia Pemimpin Termuda DuniaHELSINKI-Seorang perempuan berusia 34 tahun terpilih sebagai perdana menteri (PM) baru Finlandia. Pemimpin ...


Filipina Bakal Beli Rudal Jelajah Supersonik Tercepat di DuniaErdogan Sambut Kunjungan Menhan Prabowo di Istana PresidenHadapi Banyak Kritikan, Abe Jadi PM Jepang TerlamaAda yang Shock dalam Transkrip Penyelidikan Pemakzulan TrumpAngin Segar Perang Dagang China-AS, Trump Tunda Kenaikan Tarif BaruDelegasi Korut Tiba di Swedia untuk Berunding dengan ASTrump: Perundingan Nuklir dengan Korut Terus Berlanjut
Laporan KhususSebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat JAKARTA-Sebaiknya, dua anggota Koalisi Pemilihan Umum (KPU) dan dua anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ...


Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di LampungKRI Tanjung Kambani 971 Gelar Ritual Khatulistiwa Kontingen Pelantara 9 Saksikan Atraksi Lompat Batu