Sabtu, 14 September 2019 - 16:15:00 WIB
Indonesia Sementara Tertinggal 0-2 dari Selandia BaruKategori: Olahraga - Dibaca: 26 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Apa hendak dikata walau telah berjuang maksimal, Tim Piala Davis untuk sementara tertinggal 0-2 dari Selandia Baru setelah petenis muda Mochamad Rifqy Fitriadi harus mengakui keunggulan Ajeet Rai pada partai pembuka babak pertama Piala Davis Grup II Zona Asia-Oceania, Sabtu, (13/9.2019) di Stadion Tenis Gelora Bung Karno Senayan Jakarta.

Rifgy yang merupakan tunggal kedua tim Indonesia itu kalah 6-7 (6-8), 3-6 dari Ajeet Rai dalam pertarungan kurang lebih dua jam. Disaksikan sekitar 2000-an penonton, pertarungan kedua pemain ini berjalan alot pada set pertama.

Rifqy yang mendapatkan dukungan publik mampu memberikan perlawanan sang lawan punya pulan service aa yang mematikan. Poin pun saling susul di mana Rifqy sesekali  menjinakkan servis keras Ajeet.

Pada saat tiebreak Rifqy sempat memimpin 6-2, namun kesempatan emas itu tak bisa dimanfaatkan Rifqy untuk mengunci kemenangan. Dalam posisi unggul, Rifqy terlihat mengendorkan tekanan sehingga membuat Ajeet mampu membalikkan keadaan dan berbalik memenangi set dengan skor 8-6.

Meski di set kedua diawali dengan permainan sengit, Ajeet sudah merasa di atas angin,sementara Rifqy kehilangan momen. Ajeet yang mengandalkan kekuatan servisnya setelah itu mampu menambah keunggulan. Pada set kedua, Rifqy hanya mampu mengantungi tiga set dan takluk 3-6.

Dengan kekalahan Rifqy ini, Indonesia tertinggal 0-1 dari Selandia Baru pada pertandingan pertama. Hingga berita diturunkan, partai kedua, David Susanto yang merupakan tunggal pertama Indonesia sedang bertanding melawan Rhett Purcell.

Format Piala Davis memainkan lima partai, 4 tunggal, 1 ganda. Pada hari kedua, Minggu, (14/9) besok memainkan dua tunggal dan 1 ganda.
 
Rifqy sendiri mengaku permainannya cukup memuaskan. Hanya saja dia tak bisa memanfaatkan mementum keunggulan saat tiebreak itu.”Ya saya agak mengendorkan tekanan sehingga membuat lawan punya kesempatan membalikkan keadaan. Ini pengalaman sangat berharga bagi saya,”katanya.
 
Pada laga besok, Rifqy akan menghadapi pemain lebih tangguh lagi, Rhett Purcell. Namun dia akan berusaha tampil lebih baik dan siapa tahu ada kejutan. Kekalahan tadi tak membuat Rifqy down.

Sementara di pertandingan kedua, ada David Agung Susanto menghadapi Rhett Purcell. Ini pertemuan kedua bagi kedua petenis, karena sebelumnya sempat bertemu di ITF Tennis F2 Futures pada 2017 silam.

David sempat mengambil set pertama dengan skor cukup telak, yakni 6-3. Namun, set kedua permainannya mengendur dan malah takluk 4-6 setelah sempat unggul 4-1. Di set ketiga, permainannya tak kunjung berkembang, dan malah takluk 0-6.

"Awalnya, kita bisa memenangkan pertandingan. Game pertama di tunggal sepertinya muda akan memenangkan pertandingan. Eh malah kebalik malah kalah. Begitu juga di kedua Susanto bakal muda memenangkan pertandingan setelah set pertama 6-3. Kemudian di set kedua sudah unggul 4-0, eh malah kebalik lagi dan kalah 4-6, set ketiga malah habis kalah telak 0-6. Kita belajat dari kesalahan, besok mudah-mudahan situasi berbedam" ujar Kapyen Tim Indonesia Febi Widiyanto. Jok


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.