Sabtu, 14 September 2019 - 16:00:24 WIB
Monumen Pelayaran Lingkar Nusantara 9 DiresmikanKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 108 kali


Baca Juga:

NiAS-Monumen Pelayaran Lingkar Nusantara tahun 2019 (Pelantar 9), yang berdiri di lokasi wisata Pantai Baloho, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Jumat (12/9/19) diresmikan. 

Monumen ini kelak menjadi saksi bisu dari sebuah pelayaran akbar yang diikuti oleh kontingen lintas kementerian yakni kontingen Kapal Pemuda Nusantara (KPN) dari Kemenpora, Bela Negara dari Kemenhan, dan Saka Bahari dari TNI Angkatan Laut, dalam rangka Sail Nias 2019.

Hadir dalam acara peresmian monumen bersejarah itu antara lain Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Pemuda Kemenpora, Drs. I Gusti Putu Raka Pariana, MM., Dansatgas Pelantara 9, Kolonel Marinir I Dewa Gede Wirawan, Wadansatgas Bela Negara, Kolonel Arh. Luhkito Hadi Iswanto, ST.M.Si., Wakil Komanda Satgas Bela Negara Letkol Rudi Setiawan, S.IP., Kepala Dispotmar selaku Ketua Kwarnas Saka Bahari, Brigjen TNI (Mar) Donar Philip Rompas, serta para peserta kontingen Pelantara tahun 2019.

Selain sejumlah pimpinan Pelantara 9, acara peresmian monumen juga dihadiri oleh Bupati Kabupaten Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha, SH.MH, serta beberapa pejabat daerah di lingkungan pemda Kabupaten Nias Selatan.

Dalam sambutannya, Kepala Dispotmar selaku Ketua Pimpinan Saka Bahari Tingkat Nasional Doanr Philip Rompas mengatakan bahwa, monumen Pelantara 9 merupakan bukti nyata adanya koordinasi lintas sektoral, lintas kementerian dan lembaga, baik di level pusat maupun daerah terkait upaya membangun semangat dan budaya bahari, budaya kemaritiman dalam diri generasi muda.

Khususnya dalam diri peserta Pelantara 9. Kegiatan Pelantara 9 juga dimaksudkan untuk meningkatkan semangat Bela Negara di kalangan generasi muda agar bisa berperan sebagai agen atau role model di masa yang akan datang.

”Kita patut bersyukur bwhawa kegiatan ini merupakan bukti nyata perlunya sinergitas antara lembaga dalam setiap kegiatan demi terciptanya kondisi kegidupan yang kondusif,” kantanya.

Apa yang disampaikan Rompas tentu saja sejalan dengan upaya pemerintah membangun semangat bahari, budaya maritim dalam diri generasi muda demi terwujudnya posisi Indoensia sebagai poros maritim dunia.

Harapannya, dengan membangun monumen ini, rasa cinta tanah air, semangat nasionalisme dan budaya maritim akan semakin bertumbuh subur dalam sanubari para generasi muda Indonesia, khususnya anak muda yang mengambil bagian secara aktif, dalam even akbar Pelayaran Lingkar Nusantara tahun 2019 ini. Jok


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.