Sabtu, 07 September 2019 - 18:54:10 WIB
Peserta Pelantara-9 Sambangi SMA Negeri 1 Matauli PandanKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 32 kali


Baca Juga:

 

TAPTENG-Peserta kegiatan Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) tahun 2019, yang terdiri dari Kapal Pemuda Nusantar (KPN), Bela Negara (BN) dan Saka Bahari menyambangi  Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Matauli Pandan, yang terletak di Jl. Ki Hajar Dewantara No. 1 Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

SMA Matauli merupakan salah satu dari sekian Rintisan Sekolah Berstandar Internasional yang ada di Sumatera Utara dengan Akreditasi A. Lembaga pendidikan ini didirikan tahun 1994 oleh beberapa tokoh nasional antara lain Jend. (Purn). Feisal Tanjung, Dr. Ir Akbar Tandjung, Masdulhak Simatupang, Rinto Harahap, Mesri Pasaribu, dan lain-lain.

Puluhan peserta Pelantara-9, berangkat menuju lokasi yang berjarak sekitar delapan kilo meter dari Kota Sibolga, dengan menumpang lima truk dan sebuah bus. Dibutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mencapai lokasi itu dari dermaga Sibolga, tempat KRI Tanjung Kambani bersandar.

Tiba di lokasi, rombongan Pelantara-9, disambut dengan antusias oleh para siswa dan guru SMA Matauli serta masyarakat sekitar yang telah menanti di gerbang kompleks sekolah, beberapa jam sebelumnya.

Setelah beristirahat sejenak, di salah satu sudut stadion sekolah itu, para siswa dan peserta Pelantara-9 berbaur dengan para siswa sekolah itu, dalam beberapa kegiatan olahraga seperti sepak bola, basket dan bola volley.

Namun, sebelumnya, Kepala Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan Matauli Pandan, Joko Samiaji, menyampaikan orasi singkat tentang berbagai potensi kelautan dan wisata bahari yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia, mulai dari Merauke hingga Sabang, dari Pulau Rote hingga Miangas.

Joko Samiaji tidak lupa memperkenalkan secara singkat tentang lembaga pendidikan Matauli Pandan serta para staf pengajar yang saat itu juga hadir di lokasi penyambutan. Kunjungan singkat yang berlangsung sekitar 3 jam itu ditutup dengan tarian masal Gemufamire dan foto bersama peserta Pelantara-9 dengan para guru dan siswa SMA Matauli Pandan.

Sebagai kenang-kenangan, Pelantara-9 menyerahkan pelakat sebagai cenderamata kepada Kepala SMA Matauli Pandan, yang diserahka oleh Wadansatgas Drs. Safril, M.Si, disaksikan oleh Dansatgas Pelantara-9, Kol Marinir I Dewa Gede Wirawan serta para pendamping dari KPN, Bela Negara dan Saka Bahari.

Seiring tenggelamnya mentari di ufuk barat dan bumi diselimuti gelapnya malam, perjumpaan yang hanya berlangsung sesaat itu, akhirnya harus disudahi.

Siswa/i SMA Matauli Pandan pun harus kembali ke asrama, sementara para peserta Pelantara-9 kembali ke KRI Tanjung Kambani yang masih setia menanti di Dermaga Sibolga untuk dua atau tiga hari ke depan.

Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Pemuda Kantor Kemenpora  Drs. IGP Raka Pariana, M.Pd, kepada investigasibrief.com, mengatakan bahwa sekkolah yang disambangi itu memang sudah diagendakan sebelumnya. Apalagi, sekolah tersebut berstandar internasional.

"Sekolah ini sangat terkenal. Apalagi, didirikan oleh orang-orang terkenal, sepaerti Jend. (Purn) Feisal Tanjung, Dr. Ir Akbar Tandjung, Masdulhak Simatupang, Rinto Harahap, Mesri Pasaribu, dan lain-lain," ujar Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Pemuda Kantor Kemenpora Raka Pariana. Jok

 

 


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.