Senin, 12 Agustus 2019 - 15:29:31 WIB
RI Harus Genjot Sektor ManufakturKategori: Ekbis - Dibaca: 57 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Bank Indonesia (BI) bakal terus mendorong sektor manufaktur untuk mendorong ekonomi Indonesia tumbuh lebih tinggi dan berkelanjutan. Langkah itu diharapkan mampu menghindarkan Indonesia dari middle income trap dan kemudian bertransformasi menjadi negara maju berpendapatan tinggi. 

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan, pertumbuhan sektor manufaktur tidak hanya berperan sebagai mesin utama pertumbuhan ekonomi. Sektor manufaktur juga memainkan peran penting untuk meningkatkan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, kata dia, BI menggelar seminar internasional bertema "Structural Transformation through Manufacturing Sector Development for High and Sustainable Economic Growth" di Gedung BI, hari ini. Seminar ini, jelasnya, merupakan rangkaian awal kegiatan Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Bank Indonesia (Rakorpusda) yang akan diselenggarakan pada awal September 2019. 

"Penyelenggaraan seminar internasional ini menekankan pada dua tujuan utama. Pertama, untuk meningkatkan sinergi di antara para pemangku kebijakan, pelaku sektor manufaktur, dan publik tentang penguatan peran sektor manufaktur untuk mendukung transformasi struktur ekonomi. Kedua, membahas peta jalan strategi pengembangan industri manufaktur Indonesia secara bertahap dan terintegrasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan, dengan mengacu pada praktik-praktik terbaik dari negara lain," ujar Dody Waluyo di Gedung BI, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Berbagai pemaparan para narasumber dan diskusi yang mengemuka dalam seminar ini menurutnya bisa menjadi masukan bagi perumusan kebijakan penguatan peran industri manufaktur yang akan dibahas pada Rakorpusda.

Dalam kesempatan yang sama, Profesor dari University of Cambridge Sir Mike Gregory menyampaikan bahwa pengembangan manufaktur perlu dilakukan secara terintegrasi dengan pendekatan end-to-end. Menurutnya, Indonesia memiliki kesempatan untuk melakukan itu. 

Dalam seminar tersebut, R Edi Prio Pambudi dari Kemenko Perekonomian, menyampaikan perlunya sinergi dan sinkronisasi antarpemangku kebijakan dalam menyusun strategi kebijakan penguatan industri manufaktur melalui pemilihan sektor prioritas, perbaikan iklim investasi, pembangunan infrastruktur dan konektivitas, serta perbaikan SDM. 

Sementara Rofyanto Kurniawan dari Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan menyampaikan bahwa pemerintah akan secara konsisten mendukung peningkatan ekspor, investasi, dan daya saing industri manufaktur melalui pemberian insentif fiskal dan skema inisiatif pajak. Net


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (196387)Menikah di Bali (27731)Tampil di Jakarta (26775)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16343)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (14229)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13956)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12793)Profil Susi Pudjiastuti (12326)Wawarinka Melangkah ke Perempat Final (11867)Khloe Kardashian Siap Ceraikan Lamar Odom (11649) INTERNASIONALAbu Sayyaf Culik 5 WNI, Menlu RI Panggil Wakil Malaysia dan FilipinaJAKARTA-Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi memanggil perwakilan ...


Konflik Natuna dan Klaim Laut China Selatan Bikin ASEAN MeradangChina Resmi Tugaskan Kapal Perang Terbesar di AsiaLa Catrina, Bos Cantik Geng Narkoba Ditembak Mati Polisi MeksikoKata Mahathir, Israel Harus Diadili ICC karena 3 AlasanJet Tempur J-15 China Mulai Lepas Landas dari Kapal Induk ShandongTaliban Klaim Serangan yang Tewaskan Tentara AS di AfghanistanIni Dia Pemimpin Termuda Dunia
Laporan KhususSebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat JAKARTA-Sebaiknya, dua anggota Koalisi Pemilihan Umum (KPU) dan dua anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ...


Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di LampungKRI Tanjung Kambani 971 Gelar Ritual Khatulistiwa Kontingen Pelantara 9 Saksikan Atraksi Lompat Batu