Senin, 12 Agustus 2019 - 15:11:42 WIB
Demokrat Yakin Kekuatannya Tetap DiperhitungkanKategori: Nasional - Dibaca: 44 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Sudah hampir dua bulan pascapertemuan politik Ketua Kogasma Demokrat sekaligus putera sulung Ketua Umum (Ketum) Demokrat, Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, belum juga ada progress dari komunikasi politik yang dijalin. Bahkan, sejumlah pihak menilai pemerintah tidak terlalu melirik Demokrat untuk masuk koalisi.

Namun, hal ini dibantah oleh Demokrat. Mereka yakin partai berlambang Mercy Biru itu menjadi parpol yang cukup diperhitungkan oleh semua pihak.

“Terkait anggapan bahwa PD tidak terlalu dilirik atau bahkan kesannya menghilang, tidak demikian juga. Tetapi memang kami terakhir ini kan menghadapi duka kehilangan yang sangat besar yakni kehilangan Ibunda Ani maka kami tidak sepatutnya dan tidak patut untuk berpolitik secara gamblang,” kata Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean kepada SINDOnews di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Ferdinand menjelaskan, karena kedukaan yang menyelimuti Demokrat membuat aktivitas politik yang dilakukan Demokrat tidak dilakukan secara vulgar. Sehingga, hal itu yang mungkin membuat Demokrat terkesan tidak dilirik oleh kubu pemerintah.

“Itu mungkin yang dilihat orang sehingga Partai Demokrat terkesan tidak dilirik, tidak sama sekali,” tegasnya.

Mantan Juru Bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu yakin Demokrat sebagai kekuatan politik yang besar pasti akan diperhitungkan oleh semua pihak termasuk juga Jokowi. Sehingga, anggapan tidak diliriknya Demokrat merupakan anggapan yang keliru.

“Partai Demokrat itu adalah sebuah kekuatan besar yang sangat jelas manifesto politiknya untuk negara dan kebangsaan sehingga Partai Demokrat pasti akan diperhitungkan oleh semua pihak. Jadi, anggapan-anggapan yang melihat Demokrat tidak dilirik saya pikir itu adalah salah dan tidak berdasar,” tegasnya.

Terlebih, Ferdinand menambahkan, komunikasi antara elite Demokrat dengan parpol koalisi pemerintah maupun dengan Jokowi terus berjalan. Demokrat terus membangun komunikasi yang baik saat ini dengan pemerintah.

“Kita membangun komunikasi yang baik saat ini. Tetapi kita tidak ingin menekan, memaksa atau apapun karena kita tahu betul posisi kita kemarin berada di posisi berseberangan,” tandasnya. Net


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (196387)Menikah di Bali (27731)Tampil di Jakarta (26775)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16343)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (14230)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13956)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12793)Profil Susi Pudjiastuti (12326)Wawarinka Melangkah ke Perempat Final (11867)Khloe Kardashian Siap Ceraikan Lamar Odom (11649) INTERNASIONALAbu Sayyaf Culik 5 WNI, Menlu RI Panggil Wakil Malaysia dan FilipinaJAKARTA-Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi memanggil perwakilan ...


Konflik Natuna dan Klaim Laut China Selatan Bikin ASEAN MeradangChina Resmi Tugaskan Kapal Perang Terbesar di AsiaLa Catrina, Bos Cantik Geng Narkoba Ditembak Mati Polisi MeksikoKata Mahathir, Israel Harus Diadili ICC karena 3 AlasanJet Tempur J-15 China Mulai Lepas Landas dari Kapal Induk ShandongTaliban Klaim Serangan yang Tewaskan Tentara AS di AfghanistanIni Dia Pemimpin Termuda Dunia
Laporan KhususSebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat JAKARTA-Sebaiknya, dua anggota Koalisi Pemilihan Umum (KPU) dan dua anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ...


Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di LampungKRI Tanjung Kambani 971 Gelar Ritual Khatulistiwa Kontingen Pelantara 9 Saksikan Atraksi Lompat Batu