Rabu, 07 Agustus 2019 - 10:26:39 WIB
Kim Jong-un: Uji Coba Rudal Peringatan untuk Korsel dan ASKategori: Internasional - Dibaca: 72 kali


Baca Juga:

SEOUL-Korea Utara (Korut) kembali meluncurkan dua buah rudal bertepatan dengan dimulainya latihan militer bersama Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS). Pemimpin Korut, Kim Jong-un, menyatakan peluncuran rudal-rudal tersebut mengirim pesan yang sangat memadai atas latihan militer gabungan tersebut.

Kantor berita resmi Korut, KCNA, melaporkan pernyataan itu dikeluarkan Kim Jong-un saat menginspeksi peluncuran peluru kendali taktis jenis baru milik negara tertutup itu. Ini adalah peluncuran rudal keempat yang dilakukan Korut dalam 12 hari terakhir.

KCNA melaporkan Kim Jong-un telah menyaksikan peluncuran, yang secara langsung memverifikasi kapasitas perang dari persenjataan baru Korut.

"Dengan peluncuran yang dilakukan secara memuaskan, Kim Jong-un mencatat bahwa tindakan militer tersebut akan menjadi kesempatan untuk mengirim peringatan yang memadai kepada latihan militer bersama yang sekarang sedang dilakukan oleh AS dan otoritas Korea Selatan," tulis KCNA yang dikutip Al Jazeera, Rabu (7/8/2019).

AS dan Korsel tetap menggelar latihan bersama meskipun mendapatkan peringatan dari Pyongyang yang menilai latihan itu akan membahayakan negosiasi nuklir antara AS dan Korut.

Pada hari Selasa, Pyongyang menembakkan dua proyektil yang dianggap sebagai rudal balistik jarak pendek ke laut. Hal itu dikatakan oleh Kepala Staf Gabungan Korsel. 
Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengecilkan peluncuran rudal Korut, menyebut mereka "sangat standar", sambil menambahkan bahwa Kim Jong-un tidak ingin mengecewakannya. 

Trump dan Kim Jong-un mengadakan pertemuan puncak bersejarah di Singapura tahun lalu, di mana Korut membuat janji yang tidak jelas tentang denuklirisasi.

KTT kedua di Hanoi Februari ini pecah di tengah-tengah ketidaksepakatan mengenai bantuan sanksi dan apa yang mungkin diserahkan Pyongyang sebagai imbalan.

Keduanya sepakat untuk melanjutkan pembicaraan nuklir selama pertemuan dadakan pada Juni lalu di Zona Demiliterisasi yang membagi Semenanjung Korea, tetapi dialog tingkat kerja belum dimulai.

Analis mengatakan manuver militer di kedua belah pihak dapat mendorng diskusi sampai musim gugur, dan Pyongyang memberi isyarat pada hari Selasa bahwa tidak berminat untuk berbicara. Tya

 

0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (196411)Menikah di Bali (27746)Tampil di Jakarta (26780)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16347)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (14279)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13960)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12797)Profil Susi Pudjiastuti (12332)Wawarinka Melangkah ke Perempat Final (11870)Khloe Kardashian Siap Ceraikan Lamar Odom (11654) INTERNASIONALPolandia Beli 32 Jet Tempur Siluman F-35 ASWARSAWA-Polandia memastikan membeli 32 unit pesawat jet tempur siluman F-35 Lightning ...


Virus Wuhan Kacaukan Acara ImlekAbu Sayyaf Culik 5 WNI, Menlu RI Panggil Wakil Malaysia dan FilipinaKonflik Natuna dan Klaim Laut China Selatan Bikin ASEAN MeradangChina Resmi Tugaskan Kapal Perang Terbesar di AsiaLa Catrina, Bos Cantik Geng Narkoba Ditembak Mati Polisi MeksikoKata Mahathir, Israel Harus Diadili ICC karena 3 AlasanJet Tempur J-15 China Mulai Lepas Landas dari Kapal Induk Shandong
Laporan KhususSebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat JAKARTA-Sebaiknya, dua anggota Koalisi Pemilihan Umum (KPU) dan dua anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ...


Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di LampungKRI Tanjung Kambani 971 Gelar Ritual Khatulistiwa Kontingen Pelantara 9 Saksikan Atraksi Lompat Batu