Selasa, 09 Juli 2019 - 12:38:37 WIB
Mantan Ketua BPPN-Mantan Menkeu Bungkam Usai Diperiksa KPKKategori: Nasional - Dibaca: 63 kali


Baca Juga:

Jakarta-KPK memeriksa mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Subianto sebagai saksi dugaan korupsi terkait BLBI dengan tersangka Itjih Nursalim. Bambang tak menjelaskan apa pun soal pemeriksaannya.

Bambang keluar dari gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019) sekitar pukul 11.45 WIB. Bambang yang berkemeja biru lengan pendek tak berkomentar.

Setelah Bambang, mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Edwin Gerungan juga keluar dari KPK. Edwin yang turut diperiksa sebagai saksi untuk Itjih juga tak memberi keterangan apapun terkait pemeriksaannya.

Pihak KPK belum menjelaskan apa saja yang didalami dari pemeriksaan Bambang dan Edwin. Selain dua orang itu, KPK juga memeriksa Eks Ketua BPPN lainnya, I Putu Gede Ary Suta.


Mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Edwin Gerungan usai diperiksa KPK dalam kasus SKL BLBI, Selasa (9/7/2019)Mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Edwin Gerungan usai diperiksa KPK dalam kasus SKL BLBI, Selasa (9/7/2019) Foto: Haris Fadhil-detikcom




Itjih diterapkan KPK sebagai tersangka bersama suaminya, Sjamsul Nursalim. KPK menduga keduanya melakukan tindakan yang merugikan negara bersama Syafruddin Arsyad Temenggung sebagai Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) terkait Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). 

Sjamsul disebut menjadi pihak yang diperkaya dalam kasus dengan indikasi kerugian keuangan negara senilai Rp 4,58 triliun ini. KPK pun telah memanggil Sjamsul dan Itjih untuk diperiksa sebagai tersangka, namun keduanya tak hadir.

Pihak Sjamsul, lewat pengacaranya, Maqdir Ismail mengatakan penetapan tersangka oleh KPK tak masuk akal. Maqdir beralasan Sjamsul sudah tidak berkaitan dengan BLBI.

"Keputusan KPK yang menetapkan Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sangat janggal dan tidak masuk akal," kata Maqdir, Senin (10/6).  Dtc


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.