Senin, 01 Juli 2019 - 22:00:36 WIB
Siwo PWI Pusat Sepakat Kembalikan Fungsi KONIKategori: Olahraga - Dibaca: 65 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Diskusi olahraga nasional yang diselenggarakan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat di Gedung PWI Pusat Jalan Kebun Sirih Jakarta Pusat, Senin, (1/7/2019) sepakat untuk mengembalikan fungsi KONI Pusat.

Itulah salah satu isu sentral yang dibahas dalam diskusi yang menghadirikan calon ketua umum KONI Pusat periode 2019-2023 Letjen TNI (Purn) Marciano Norman. Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari dan pemerhati olahraga Hifni Hasan menyebut fungsi utama KONI adalah pengendali pembinaan olahraga prestasi. Atal Depari yang juga mantan Ketua SIWO PWI Pusat menilai selama ini fungsi dan peran KONI sudah ”dikebiri”. Induk organisasi cabang olahraga sudah berhubungan langsung dengan Kemenpora sebagai pemegang anggaran. Nah kondisi ini jelas tidak sehat karena KONI Pusat tak bisa memonitor perkembangan cabang olahraga itu sendiri,” ujar Atal.

Atal bahkan melihat posisi KONI sudah tidak mendapatkan posisi yang sangat strategis. Padahal KONI berhubungan langsung dengan induk organisasi cabang olahraga. Namun demikian, lanjut Atal KONI Pusat juga harus dibenahi ditata organisasinya. Oleh karenanya, Ketua Umum KONI Pusat mendatang harus mampu menata organisasi yang bisa menjawab tantangan ke depan yang semakin berat.

Satu hal lagi diingatkan Atal, tolok ukur olahraga itu adalah prestasi. Sebagus apa program yang dibuat oleh KONI Pusat tak akan bernilai kalau tak ada prestasi.

Sementara itu, Marciano Norman mengatakan pembinaan olahraga prestasi ada di cabang olahraga bersangkutan. Oleh sebab itu, jika terpilih menjadi Ketua Umum KONI Pusat mendatang, Marciano tetap menjadikan cabang olahraga berada di garda terdepan.

”Saya sepakat dan setuju sekali jika fungsi KONI sebagai pengendali pembinaan olahraga prestasi dikembalikan. Karena secara organisatoris KONI Pusat itu membawahi cabor-cabor dan KONI Provinsi sebagai perpanjangan tangan,” tutur Marciano.

Dengan pengalamannya memimpin PB.TI (Taewondo) selama dua periode, Marciano mengaku jeritan para cabor kadang kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah. Ia kemudian mencontohkan pelatnas taekwondo menghadapi Asian Games 2018 lalu, tujuh bulan tidak mendapat dukungan pendanaan dari Kemenpora.

Semestinya, menurut mantan Kepala BIN ini, jeritan cabor itu bisa dimediasi oleh KONI Pusat untuk diperjuangkan kepada pemerintah dalam hal ini Kemenpora.”Makanya KONI Pusat itu harus menjalin hubungan baik dengan pemerintah karena pemerintahlah sebagai pemegang anggaran,” tegasnya.

Pemerhati olahraga Hifni Hasan juga mengakui ke depan, peran KONI Pusat harus kuat terutama dari sisi organisasi. Melemahnya KONI selama ini, menurut dia bukan karena adanya Undang Undang Sistim Keolahragaan Nasional (UUSKN) No.3 Tahun 2005.

”UUSKN itu prinsinya sudah benar, hanya saja orang yang menjalankan amanah UUSKN tidak benar. Jika semua pelaku olahraga taat azas saya kira tak ada masalah dalam mengurus olahraga,”tandasnya.

Mantan Sekjen KOI itu juga merasa heran kok banyak orang berambisi menjadi pengurus olahraga termasuk menjadi Ketua Umum KONI Pusat. Ambisi itu seperti diakui Hifni dikarenakan mereka hanya menggantungkan pendanaan dari pemerintah. Padahal dalam aturan mainnya, tak ada dana yang gratis untuk olahraga. Yang lazim itu adalah menjual program, nah program inilah dibuat oleh KONI Pusat.

Diskusi yang dimoderatori Ketua Siwo PWI Pusat AA Gungde Ariwangsa itu, akhirnya mengambil kesimpulan bahwa olahraga Indonesia butuh sosok pemimpin yang mampu membawa organisasi berwibawa, mandiri, dan profesional ke depannya. Jok 


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (196224)Menikah di Bali (27593)Tampil di Jakarta (26685)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (16300)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (14125)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13912)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12743)Profil Susi Pudjiastuti (12279)Wawarinka Melangkah ke Perempat Final (11821)Khloe Kardashian Siap Ceraikan Lamar Odom (11624) INTERNASIONALIni Dia Pemimpin Termuda DuniaHELSINKI-Seorang perempuan berusia 34 tahun terpilih sebagai perdana menteri (PM) baru Finlandia. Pemimpin ...


Filipina Bakal Beli Rudal Jelajah Supersonik Tercepat di DuniaErdogan Sambut Kunjungan Menhan Prabowo di Istana PresidenHadapi Banyak Kritikan, Abe Jadi PM Jepang TerlamaAda yang Shock dalam Transkrip Penyelidikan Pemakzulan TrumpAngin Segar Perang Dagang China-AS, Trump Tunda Kenaikan Tarif BaruDelegasi Korut Tiba di Swedia untuk Berunding dengan ASTrump: Perundingan Nuklir dengan Korut Terus Berlanjut
Laporan KhususSebaiknya, Dua Anggota KPU dan Dua Anggota Bawaslu Mambramo Raya Dipcat JAKARTA-Sebaiknya, dua anggota Koalisi Pemilihan Umum (KPU) dan dua anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ...


Tim Pelajar SD Indonesia Raih 11 Perak dan 11 Perunggu di IMSOKen Chaidian Pimpin MGKR DPD dan DPC Menolak Mubes MKGR Perkumpulan atau MKGR OrganisasiKPN Sail Nias Tiba Kembali di JakartaKontingen Pelantara 9 Gelar Kegiatan di LampungKRI Tanjung Kambani 971 Gelar Ritual Khatulistiwa Kontingen Pelantara 9 Saksikan Atraksi Lompat Batu