Selasa, 11 Juni 2019 - 16:57:21 WIB
KONI Pusat Harus Dikembalikan pada Fungsinya dan Lebih ProfesionalKategori: Olahraga - Dibaca: 9 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Sejujurnya, ketika KONI Pusat didirikan bahwa fungsi utamanya adalah ikut membina atlet di tanah air. Selama ini seolah-seolah image atau kesan itu mulai terhapus. Padahal, fungsi KONI Pusat lebih dari itu. Karena KONI Pusat juga ikut mengawasi pelaksanaan pemusatan latihan. 

Pernyataan tersebut diamini Ketua Bidang Mobilisasi Sumber Daya (MSD) KONI Pusat Mayjen TNI (purn) Gadang Pambudi. "Itu fakta sejarah yang tidak bisa dipungkiri. Sudah sewajarnya selaku anak bangsa kita tidak melupakan sejarah," terang Gadang kepada wartawan di ruang kerjanya di Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2019). 

Gadang menambahkan, sudah saatnya KONI Pusat kembali ke marwahnya. Artinya, ikut membina dan mengawasi pembinaan prestasi atlet bekerjasama dengan pihak induk cabang olahraga. Sementara masalah anggaran, menurutnya kita serahkan kepada pemerintah lewat kepanjangtanganan Kemenpora. Terpenting dalam hal ini sinergisitas antara Kemenpora, KONI Pusat dan PB/PP tetap terjalin. 

Sementara itu, terkait masalah sumber anggaran KONI Pusat yang selama ini hanya bermuara dari pemerintah lewat Kemenpora. Perlu dicari mata anggaran lainnya. Seperti dari Perusahaan BUMN. Namun, menurut dia harus jelas dan transparan dalam menggelolanya. Ini bisa disikapi dengan berbagai kegiatan. Misalnya pelaksanaan Pemusatan Latihan (pelatnas). Tentunya dengan terbentuknya pengawasan dan pendamping (Wasping). 

Diakuinya untuk induk cabor memang selama ini sebagian besar BUMN menjadi Bapak Angkat. Dengan adanya kerjasama kedua belah pihak yang saling menguntungkan. "Saya yakin dan percaya prestasi para atlet akan lebih berprestasi. Sisi lainnya yang dihasilkan dari sponsor (perusahaan) adalah brand (nilai jual) meningkat, tentunya dengan publisher lewat pemberitaan," katanya. 

"Saya berharap siapa pun kelak yang terpilih menjadi Ketum KONI Pusat mendatang harus kita dukung. Dan tentunya yang terpilih dapat meneruskan program kerja yang sudah ada di jaman Pak Tono Suratman bisa dilanjutkan. Di samping membuat terobosan-terobosan yang pada hakekatnya mampu mengangkat prestasi atlet Indonesia baik di single maupun multievent dan lebih profesional," harap pria pensiunan TNI Angkatan Darat berpangkat bintang dua ini. Jok


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.