Minggu, 26 Mei 2019 - 12:47:53 WIB
Pemerintah dan Oposisi Venezuela Bakal Kembali BerundingKategori: Internasional - Dibaca: 17 kali


Baca Juga:

OSLO-Norwegia mengatakan bahwa perwakilan pemerintah dan oposisi Venezuela akan kembali ke Oslo minggu depan setelah putaran awal pembicaraan tentang bagaiman mengatasi krisis politik di negara itu.

"Kami mengumumkan bahwa perwakilan aktor politik utama di Venezuela telah memutuskan untuk kembali ke Oslo minggu depan untuk melanjutkan proses yang difasilitasi oleh Norwegia," kata kementerian luar negeri negara Skandinavia itu dalam sebuah pernyataan.

"Kami menegaskan kembali komitmen kami untuk terus mendukung pencarian solusi yang disepakati antara para pihak di Venezuela," tambahnya seperti dilansir dari Reuters, Minggu (26/5/2019).

Kementerian Informasi Venezuela tidak segera menjawab permintaan komentar atas pengumuman tersebut. Sementara tim pers Guaido mengatakan akan segara memberikan komentarnya.


Partai Sosialis yang berkuasa telah mendukung pembicaraan, tetapi simpatisan oposisi tetap skeptis, dengan alasan bahwa Maduro sebelumnya menggunakan dialog sebagai taktik untuk mempertahankan cengkeramannya pada kekuasaan sementara standar hidup terus menurun di negara yang kaya minyak itu.

Pekan lalu, anggota parlemen oposisi Stalin Gonzalez dan dua penasihat mewakili sisi Guaido, sementara Menteri Informasi Jorge Rodriguez dan gubernur negara bagian Miranda Hector Rodriguez pergi ke Oslo atas nama pemerintah.

Masing-masing pihak bertemu secara terpisah dengan mediator Norwegia, tetapi tidak ada pertemuan tatap muka antara pemerintah dan perwakilan oposisi, kata Gonzalez kepada media setempat.

 

Venezuela telah terjerumus ke dalam kekacauan politik tahun ini ketika pemimpin oposisi Juan Guaido mengacu pada konstitusi untuk menjadi presiden sementara, menolak terpilihnya kembali Presiden Nicolas Maduro pada 2018 sebagai penipuan. Lebih dari 50 negara, termasuk Amerika Serikat dan banyak anggota Uni Eropa, sekarang melihat Guaido sebagai pemimpin sah Venezuela.

Maduro, yang mempertahankan kontrol atas lembaga-lembaga negara di tengah krisis ekonomi yang hiperinflasi dan krisis kemanusiaan, menyebut Guaido sebagai boneka Amerika. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.