Senin, 29 April 2019 - 16:46:18 WIB
Polda Metro Sisir 7 PelanggaranKategori: Ibu Kota - Dibaca: 52 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Operasi Keselamatan Jaya 2019 resmi berlangsung, Senin (19/4/2019). Operasi ini digelar seremtak di sejumlah wilayah hukum Polda Metro Jaya, tujuh pelanggaran menjadi target operasi ini. 

Di sisi lain, dengan adanya operasi ini diharapkan pelanggaran berkurang seiring meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. 

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Edy Pramono menyebutkan, selama gelaran dua pekan operasi keselamatan jaya, pihaknya ingin mengedukasi pengguna kendaraan tertib berlalu lintas.

"Pada kesempatan Operasi Keselamatan 2019 ini kita prioritaskan kegiatan Dikmaslantas yang mampu mewujudkan rasa simpatik masyrakat kepada Polri, khususnya Polantas," kata Gatot di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2019).

Dia melanjutkan, dalam operasi nantinya, ada tujuh prioritas pelanggar lalu yang menjadi targetnya. Pertama menggunakan telepon genggam saat berkendara, kedua tidak menggunakan selt belt (sabuk pengaman), ketiga tidak menggunakan helm SNI.

Sedangkan keempat, pengendara yang melawan arus akan ditindak. Kelima, mengendarai kendaraan dalam pengaruh alkohol dan narkoba. Sementara untuk keenam, pengendara di bawah umur akan ditindak bersama dengan ketujuh pengendara melebihi kecepatan maksimal bakal ditindak.

"Tujuan operasi pertama meningkatnya disiplin masyrakat dalam berlalu lintas dijalan raya, kedua, meminimaliasai pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Ketiga menurunnya tingkat korban kecelakaan lalu lintas. keempat menambah kepercayaan Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas," tegas Gatot. 

Dalam kegiatan itu, Gatot mengatakan, pihaknya menurunkan 2.771 personel gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI, dan Pemprov DKI Jakarta. 

Ia juga mengingatkan kepada anggota yang terima suap dan sogok menyogok pihak tak segan mensanksi anggota tersebut. 

Terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf mengatakan, dalam operasi nantinya pihaknya tidak akan menggelar di beberapa tempat macet. Hal ini agar operasi dapat berjalan efektif. Sebagai gantinya, ia bakal melaksanakan di tempat yang agak renggang.

A

"Jadi, kita mencari lokasi-lokasi yang kalaupun itu dilaksanakan secara stasioner berarti kita mencari tempat-tempar untuk melaksanakan kegiatan dan tidak menimbulkan macet," kata Yusuf.

Beberapa tempat itu, diantaranya di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran. Manggala Winabakti, Tanah Abang, serta Jalan Perintis Kemerdekaan, Pulo Gadung.

"Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, itu kan lebar disitu. Kalaupun kita melaksanakan kegiatan, enggak macet. Jadi enggak ganggu kegiatan masyarakat yang lain," ujarnya.

Berbeda dengan kegiatan lainnya, pada operasi ini, pihaknya mendahulukan tindakan persuasif. Artinya akan diberikan teguran sebelum menilang sejumlah pengendara. "Kita laksanakan kegiatan persuasif dulu," tutup Yusuf. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.