Senin, 22 April 2019 - 16:31:51 WIB
Jokowi-Prabowo Baiknya Bertemu Sebelum Pengumuman Resmi KPUKategori: Nasional - Dibaca: 40 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno memandang keinginan Capres nomor urut 01, Jokowi untuk bertemu Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto seharusnya segera diinisiasi cepat oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02.

Menurut Adi, pertemuan antara Jokowi dan Prabowo dianggap positif untuk meredakan ketegangan politik setelah pemilu presiden.

"Justeru (pertemuan Jokowi dan Prabowo) ini bagus dilakukan sebelum ada pengumuman resmi KPU siapa yang menang pemilu. Masyarakat di bawah masih terbelah, rujuk elit hal baik biar rakyat tak tegang terus," ujar Adi saat dihubungi SINDOnews, Senin (22/4/2019).

Adi menganggap, keinginan Jokowi dalam hal ini yang mengutus Luhut Binsar Panjaitan sebagai utusan 01 dengan Prabowo sebagai simbolisasi islah politik di level elit. 

"Setidaknya rakyat tahu kalo elit sudah adem tak saling berkonfrontasi lagi. Bagus buat pendidikan politik," ucap Pengamat asal UIN Jakarta ini. 

Dari informasi yang disampaikan Direktur media dan komunikasi BPN, Hashim Djodjohadikusumo utusan Jokowi yang diutus Jokowi bertemu Prabowo adalah Luhut Binsar Panjaitan. Namun ditegaskan Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak bahwa Prabowo belum memutuskan menerima Luhut karena sedang fokus memperjuangkan dan agar rakyat terus mengawal dokumen C1. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.