Jumat, 12 April 2019 - 15:30:00 WIB
Bawaslu Perketat Pengawasan di Luar NegeriKategori: Nasional - Dibaca: 35 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Mochamad Affifudin mengklaim, lembaganya telah mengantisipasi kasus dugaan surat suara yang tercoblos di Malaysia dengan cara perketat pengawasan.

Termasuk pihaknya sudah pernah mengingatkan kesalahan pengiriman logistik di Hongkong dan Filipina. "Memang potensi kerawanan yang kita identifikasi yang paling susah dijangkau oleh jumlah pengawas yang terbatas surat suara dengan pos," kata Afiffudin di Kantor Bawaslu, Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Dalam kasus di Malaysia, kata Afif sapaan akrabnya mengatakan, lembaganya akan memastikan apakah surat suara tercoblos yang berada di sebuah lokasi itu identik dengan yang dicetak oleh KPU.

Kemudian, jika benar dicetak KPU kenapa sampai keluar dari penyimpanan logistik surat suara KPU di KBRI. "Kalau memang sudah demikian siapa yang melakukan," tambah mantan peneliti dari JPPR itu.

Dengan temuan itu, kata Afif, tim akan menginvestigasi tentang tiga metode yang diterapkan dalam pemilihan luar negeri yang dihubungkan dengan surat suara yang tercoblos. Menurutnya, jika melihat proses tahapan pemungutan suara yang dilakukan di Malaysia, merujuk kepada metode melalui pos.

"Secara organisasi, ini meyakinkan kami bahwa itu surat suata yg pos. Tapi investigasi yang kami lakukan untuk memastikan semuanya termasuk mendengarkan dari teman-teman KPU sebagai penanggungjawab utama dan distribusi logistik yang dimaksud," pungkasnya. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.