Jumat, 12 April 2019 - 15:28:03 WIB
Pengamat Minta DKI Buat Panduan Teknis Pergub Naturalisasi SungaiKategori: Ibu Kota - Dibaca: 4 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti Yayat Supriatna menyoroti program Pemprov DKI terkait naturalisasi sungai. Menurut Yayat, Pemprov DKI perlu segera membuat panduan teknis konsep naturalisasi dalam menjalankan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 31/2019 tentang Pembangunan dan Revitalisasi Prasarana Sumber Daya Air Secara Terpadu dengan Konsep Naturalisasi.

Pergub tersebut telah diterbitkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 1 April 2019 untuk mengatasi banjir jangka panjang. "Jadi segera perlu dibuat panduan teknis bagaimana membuat konsep naturalisasi itu dijalankan," ujar Yayat kepada wartawan, Jumat (12/4/2019).

Ia mengatakan, meski sudah ada pergub terkait konsep naturalisasi, namun Pemprov DKI tetap perlu membuat panduan teknis bagaimana naturalisasi sungai itu dijalankan. Panduan teknis terkait naturalisasi sungai akan memudahkan para pelaksana di lapangan dalam menjalankan konsep naturalisasi sebagaimana amanat dan keinginan Anies tersebut.

"Yang ditunggu adalah bagaimana panduan teknisnya, bagaimana programnya dan bagaimana ujungnya adalah aksinya, itu yang ditunggu. Kalau dalam tataran kebijakan sih okelah dibuat, tapi kan nanti yang pelaksana di lapangan, pelaksanan di tingkat SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), pelaksana di tingkat wilayah pasti, akan nanya ni bagaimana sih itu? Ini yang belum kelihatan," paparnya.

 

Sebelumnya, Anies Baswedan menerbitkan Pergub DKI Jakarta Nomor 31/2019 tentang Pembangunan dan Revitalisasi Prasarana Sumber Daya Air Secara Terpadu dengan Konsep Naturalisasi. Pergub yang dibuat untuk mengatasi banjir jangka panjang ini dikeluarkan pada 1 April 2019.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan, pergub tersebut berisi rencana pembangunan dan revitalisasi SDA yang mencakup sungai, waduk, maupun embung.

"Pergub Nomor 31 itu kita mau membangun, merevitalisasi SDA dengan konsep-konsep natural dan itu pembangunan terpadu, tidak satu unit di sana masuk, harus semua," kata Yusmada sebelumnya. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195385)Tampil di Jakarta (26052)Menikah di Bali (25699)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20683)Messi Dirindukan Barcelona (19328)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15734)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15524)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13444)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (13066)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12489) INTERNASIONALSekutu Caracas Berencana Tolak Resolusi AS Soal VenezuelaNEW YORK-Rusia dan sejumlah negara sekutu Venezuela mengatakan, mereka akan menolak rancangan resolusi ...


Trump Buka Kemungkinan Pertemuan dengan Kim Jong-un Jilid IIIPresiden Ekuador Sebut Assange Peretas yang MalangJet Tempur Milik AS Ikut Latihan Perang dengan FilipinaJejak Kasus yang Membelit Pendiri WikiLeaks Julian AssangePerang Dagang hingga Brexit Bikin Ekonomi Global Lesu ke 3,3%Dua Pria Ditembak di RiyadhBank Dunia Tunjuk David Malpass sebagai Presiden Baru
Laporan KhususRob Clinton Kardinal Sebut Masa Depan Indonesia di Tangan MilenialJAKARTA-Calon Anggota Legislatif Partai Golkar, Rob Clinton Kardinal mengumpulkan seluruh relawan ...


Jokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranSuku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih Alot