Selasa, 09 April 2019 - 20:43:46 WIB
KPK Tetapkan Eks Sekda Malang Tersangka BaruKategori: Polhukam - Dibaca: 12 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan satu orang tersangka yakni mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Cipto Wiyono (CWI) terkait suap kepada DPRD Kota Malang periode 2014-2019. Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan kasus suap APBD-P kota Malang tahun anggaran 2015.

"Berdasarkan bukti permulaan yang cukup, KPK meningkatkan status penanganan perkara ini ke Penyidikan dengan tersangka CWI Sekretaris Daerah Kota Malang 2014 2016," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa, (9/4/2019).

Febri mengungkapkan CWI bekerjasama dengan Walikota Malang periode 2013-2018 H Moch Anton dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan Jarot Edy Sulistiyono, untuk mengumpulkan uang suap bagi anggota DPRD kota Malang.

"Juli 2015, Moch Anton memerintahkan tersangka CWI berkoordinasi dengan Jarot Edy Sulistyono dan Moch. Arief Wicaksono terkait dengan penyiapan uang ”uho rampe" yakni uang untuk anggota DPRD Kota Malang untuk persetujuan pokok pokok pikiran DPRD," ungkap Febri.

Dalam koordinasi tersebut lanjutnya, Moch Arief Wicaksono menyampaikan kepada CWI bahwa jatah dewan masih kurang sekitar Rp 700 juta.

"CWI diduga memerintahkan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk mengumpulkan dana untuk DPRD Kota Malang terkait pembahasan APBD-P 2015 atas perintah Wali kota Malang," jelas Febri.

Kemudian, CWI diduga juga memerintahkan sejumlah perangkat kerja daerah untuk mengumpulkan uang sebanyak Rp900 juta dari rekanan pemborong di Dinas PUPR Kota Malang. Uang itu nantinya diperuntukan bagi Moch.Anton agar mendapatkan persetujuan APBD-P 2015.

"Setelah ada kesepakatan uang yang disebut uang pokir tersebut, Moch. Arief Wicaksono dan CWI melakukan kesepakatan waktu persetujuan APBD-P 2015. Waktu diduga diatur sedemikian rupa supaya tidak kentara terlalu cepat disetujui oleh DPRD," jelasnya.

CWI merupakan tersangka keempat dari kasus ini. Sebelumnya KPK telah melakukan tiga kali penetapan tersangka. Sebelumnya, tiga orang tersangka ditetapkan pada tanggal 3 Agustus 2017.

Mereka di antaranya M Arief Wicaksono selaku Ketua DPRD Kota Malang, Jarot Edy Sulistiyono selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan, serta Hendrawan Maruszama selaku Komisaris PT. Enfys Nusantara Karya. Mereka telah divonis penjara. 

Lalu KPK menetapkan 19 orang tersangka lainnya pada 21 Maret 2018. Mereka adalah Walikota Malang periode 2013-2018, Mochamad Anton dan 18 anggota DPRD Kota Malang periode 2013-2018.

 

Dan pada 3 September 2018, KPK menetapkan 22 orang anggota DPRD kota Malang periode 2013-2018, yang berakibat, kantor DPRD kota Malang kosong.

Namun, buntut perkara dari suap pembahasan APBD-P kota Malang ini terus berlanjut. Karena sejak siang tadi, KPK melakukan pemeriksaan kesejumlah saksi di kota Malang, termasuk Walikota Malang Sutiaji. 

"KPK melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang saksi di Kota Malang, yaitu di Polres Kota Malang dan Lapas Kelas 1 Surabaya," tambah Febri.

Adapun untuk tersangka baru CWI, KPK melakukan penahanan selama 20 hari pertama untuk kebutuhan penyidikan. CWI ditahan di Rutan Cabang KPK belakang Gedung Merah Putih KPK. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195385)Tampil di Jakarta (26052)Menikah di Bali (25699)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20683)Messi Dirindukan Barcelona (19328)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15734)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15524)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13444)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (13066)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12489) INTERNASIONALSekutu Caracas Berencana Tolak Resolusi AS Soal VenezuelaNEW YORK-Rusia dan sejumlah negara sekutu Venezuela mengatakan, mereka akan menolak rancangan resolusi ...


Trump Buka Kemungkinan Pertemuan dengan Kim Jong-un Jilid IIIPresiden Ekuador Sebut Assange Peretas yang MalangJet Tempur Milik AS Ikut Latihan Perang dengan FilipinaJejak Kasus yang Membelit Pendiri WikiLeaks Julian AssangePerang Dagang hingga Brexit Bikin Ekonomi Global Lesu ke 3,3%Dua Pria Ditembak di RiyadhBank Dunia Tunjuk David Malpass sebagai Presiden Baru
Laporan KhususRob Clinton Kardinal Sebut Masa Depan Indonesia di Tangan MilenialJAKARTA-Calon Anggota Legislatif Partai Golkar, Rob Clinton Kardinal mengumpulkan seluruh relawan ...


Jokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranSuku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih Alot