Kamis, 14 Maret 2019 - 18:56:06 WIB
Geisler Bertekad Rubuhkan Petinju ThailandKategori: Olahraga - Dibaca: 23 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Geisler Ap siap menyambar sabuk juara World Boxing Council (WBC) Asia Pasifik Welter ringan kelas 63,5 kg sedang lowong. Petinju profesional asal Papua, Geisler Ap. Syaratnya, Geisler harus mengalahkan petinju asal Thailand, Thoedsak Sinam. Laga keduanya dijadwalkan bakal berlangsung 30 Maret 2019 di Balai Kartini, Jakarta.

Geisler mengaku untuk menghadapi pertandingan tersebut telah melakukan persiapan sejak Januari 2019. Hanya saja, perihal kekuatan dan kelemahan lawan, Geisler belum mengetahuinya. "Sulit saya temukan informasi tentang dirinya. Saya tidak menemukan video-video pertandingan dari lawan," kata Geisler di Kantor Kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora), Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Kendati demikian, Geisler tetap omptisitis meraih kemenangan, bahkan dapat menyudahi perlawanan Thoedsak Sinam lebih cepat. "Saya ingin buktikan, bahwa orang Papua bisa menjadi juara dan bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Saya targetkan menang Knockout alias KO pada ronde ketiga dari 12 ronde," tegasnya.

Jika bisa mengalahkan Thoedsak Sinam dan meraih gelar, Geisler berpeluang besar untuk melaju ke tinju dunia World Boxing Association (WBA) di Las Vegas, Amerika Serikat. "Setelah berhasil meraih juara saya harus mengikuti tiga pertandingan untuk mempertahankan gelar. Dan jika menang dalam tiga partai ini, saya akan berhadapan dengan Daud Jordan. Kemudian, saya baru bisa tampil di Las Vegas," kata Geisler.

Di sisi lain, Geisler saat ini sedang bergerilya untuk mendapatkan uang Rp 200 juta supaya dapat tampil di perebutan gelar WBC Asia Pasifik. Sore tadi, dia bersama dengan manajernya, Yamender Yansemen menyambangi Kemenpora untuk bertemu dengan Menpora Imam Nahrawi, melalui Asisten Deputi Industri dan Promosi Olaharga Kemenpora, Sandi Suwardi Hasan bertekad untuk mendukung Geisler.

"Kemenpora menyambut hal ini dengan positif dan berharap banyak nanti tumbuh dan berkembang atlet tinju amatir dan profesional yang lahir dari Indonesia bagian timur," kata Sandi menirukan ucapan Imam Nahrawi.

Sementara itu, Manajer Geisler Ap, Yamander mengatakan, apabila Geisler menang atas petinju Thailand, ia pun akan mengusung mempertahankan gelar sebanyak tiga kali. Dan jika itu terjadi ia kemudian akan menghadapi Daud Jordan. "Hasil kemenangan kontra Daud Jordan akan mengantarkannya bermain di Las Vegas,  Amerika Serikat," jelas Yamander. Jok





0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195329)Tampil di Jakarta (26013)Menikah di Bali (25441)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20639)Messi Dirindukan Barcelona (19188)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15572)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15496)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13298)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (12814)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12467) INTERNASIONALDua Pesawat Rusia Mendarat di VenezuelaCARACAS-Dua pesawat Angkatan Udara Rusia mendarat di bandara utama Venezuela dengan membawa seorang pejabat ...


Venezuela Dijatuhi Sanksi Oleh ASDubes Suriah: Dataran Tinggi Golan Akan Tetap Jadi Wilayah SuriahKolombia Usulkan Pemberian Suaka Bagi Tentara Venezuela yang MembelotPutin: Su-57 Rusia Jet Tempur Terbaik di DuniaRusia: Rudal Baru Sarmat Mampu Merobek Setiap Pertahanan RudalKorut Menarik Diri dari Kantor Penghubung Antar KoreaTrump: Saatnya AS Akui Kedaulatan Israel atas Golan
Laporan KhususJokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranJAKARTA-Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa dalam lima tahun ke depan ...


Suku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih AlotSegera Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba