Rabu, 13 Maret 2019 - 18:37:34 WIB
Kapolri Tito Karnavian Sebut Terduga Teroris di Sibolga Jaringan ISISKategori: Polhukam - Dibaca: 10 kali


Baca Juga:

MEDAN-Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian menyebutkan terduga teroris di Sibolga, Sumatera Utara (Sumut) itu diduga merupakan jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan silaturahmi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Kautsar Al Akbar, Jalan Pelajar Timur, Medan, Selasa (12/3/2019) malam. "Kena paham ISIS ini. Kelompok ini sudah dijajaki Densus. Berafiliasi kepada pendukung ISIS. Penangkapan ini hasil pengembangan yang dilakukan di Lampung," terang Jenderal Tito, Selasa (12/3/2019) malam. 

Dikatakannya, saat di Lampung, Densus 88 Mabes Polri telah menangkap RIN alias PS (23) dari Kelurahan Panengahan, Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (9/3/2019). Densus juga menemukan sejumlah benda mencurigakan diduga alat membuat bom rakitan. Densus 88 juga telah menangkap tiga orang terduga teroris dalam penggrebekan di Lampung dan Sibolga, Selasa (12/3/2019).

Berdasarkan keterangan tersangka RIN, sambung Kapolri, tim bergerak ke Sibolga. Di Sibolga ada tiga orang yang masih dalam satu jaringannya. Densus bergerak ke Jalan Cendrawasih, Kota Sibolga. Saat masuk ke dalam rumah, pelaku sudah bersiap hingga Sebuah bom meledak dan dua personil Polri terluka.

Selanjutnya, tim melakukan pengembangan, sehingga dua rekannya berhasil ditangkap. "Dua lagi temannya di daerah Sibolga juga sudah ditangkap," ujar Tito tanpa menyebutkan identitas dan lokasi penangkapan para terduga teroris. 

 

Namun hingga malam, lanjut Tito, Polisi masih melakukan negosiasi. Pasalnya istri salah seorang terduga pelaku di Jalan Cendrawasih belum juga mau menyerah. Wanita itu tetap bertahan bersama tiga anaknya. Negosiasi berlangsung alot. Tito berharap istri pelaku bisa keluar dari dalam rumah untuk berdialog.

Namun, kata Tito, ketika anggota akan masuk ke rumahnya, diberitahu suaminya, bahwa di rumah itu ada bom. "Dan kita bisa selamatkan, anaknya dalam keadaan baik. Apapun tentunya, kita sudah siap dengan berbagai risikonya," tegasnya. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195329)Tampil di Jakarta (26013)Menikah di Bali (25441)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20639)Messi Dirindukan Barcelona (19188)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15572)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15496)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13298)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (12814)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12467) INTERNASIONALDua Pesawat Rusia Mendarat di VenezuelaCARACAS-Dua pesawat Angkatan Udara Rusia mendarat di bandara utama Venezuela dengan membawa seorang pejabat ...


Venezuela Dijatuhi Sanksi Oleh ASDubes Suriah: Dataran Tinggi Golan Akan Tetap Jadi Wilayah SuriahKolombia Usulkan Pemberian Suaka Bagi Tentara Venezuela yang MembelotPutin: Su-57 Rusia Jet Tempur Terbaik di DuniaRusia: Rudal Baru Sarmat Mampu Merobek Setiap Pertahanan RudalKorut Menarik Diri dari Kantor Penghubung Antar KoreaTrump: Saatnya AS Akui Kedaulatan Israel atas Golan
Laporan KhususJokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranJAKARTA-Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa dalam lima tahun ke depan ...


Suku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih AlotSegera Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba