Senin, 04 Maret 2019 - 18:16:13 WIB
Menteri LHK Bicara Pengelolaan HutanKategori: Nasional - Dibaca: 19 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengatakan, negara hadir untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat hukum adat dengan adat istiadat dan budayanya.

Hal itu dikatakan Siti Nurbaya dalam sebuah pertemuan Masyarakat Hukum Adat yang digelar di Riung Gede Sabaki, Banten, selama tiga hari sejak Jumat-Minggu (1-3 Maret 2019). 

"Untuk menghadapi pemenuhan kebutuhan kehidupan tanpa meninggalkan pilar-pilar penopang kehidupan komunitas adatnya, yang selama ini terbukti mampu menghidupi masyarakat dengan senantiasa menjaga sumber daya alam dan lingkungannya," kata Siti melalui siaran pers, Senin (4/3/2019).

Dalam kesempatan itu, Siti menyampaikan salam hangat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan kecintaan Presiden kepada masyarakat, serta kemajuan-kemajuan pembangunan selama 2014-2019 menyangkut berbagai aspek pembangunan terutama infrastruktur.

 

Siti Nurbaya mengatakan, nilai-nilai asli Indonesia ada dalam kearifan lokal dan pengetahuan lokal selama ini dijaga, dihayati dan dilakukan oleh Masyarakat Hukum Adat sebagai penyeimbang dari masuknya arus budaya luar yang antara lain disebut globalisasi dan modernisasi yang harus disesuaikan dengan kondisi geografis, budaya, maupun sosial.

Kemudian dijalankan Nawacita yang relevan dengan acara pertemuan masyarakat adat yaitu Agenda Kesatu yang berbunyi, menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Siti, pengakuan Hutan Adat merupakan pengakuan Negara kepada hak-hak tradisional Masyarakat Hukum Adat. Pengakuan tersebut juga berarti pengakuan kepada nilai-nilai asli dan jati diri asli bangsa Indonesia. Untuk pertama kalinya pengakuan secara resmi hutan adat ditegaskan olehh Presiden Jokowi pada t 30 Desember 2016.

"Hutan Adat, merupakan sejarah baru dalam pengelolaan hutan di Indonesia dengan semangat perlindungan dan penjagaan hutan di atas wilayah adat," tutur Siti.

Diketahui, hutan adat yang telah ditetapkan dan dicadangkan seluas keseluruhan sekitar 22.831 hektare yang terdiri dari penetapan/pencantuman hutan adat (34 unit seluas keseluruhan sekitar 17.659 ha) dan Pencadangan Hutan Adat (1 unit) seluas kurang lbih 5.172 ha.

 

Selain itu juga penetapan hutan adat untuk Suku Anak Dalam atau SAD di kabupten Sarolangun Jambi seluas 5.000 ha dan penyerahan kebun karet produktif dari swasta seluas 114 hektar bagi SAD.

Sedangkan areal Hutan adat yang telah diserahkan keputusannya oleh Presiden Jokowi, tersebar di wilayah Provinsi Jambi (21 unit), Sulawesi Selatan (3 unit), Sulawesi Tengah (2 Unit), Banten (1 unit), Provinsi Kalimantan Barat (4 Unit), Kalimantan Timur (1 Unit), Jawa Barat (1 Unit) dan Sumatera Selatan (1 unit).

Dalam kegiatan pertemuan Masyarakat Hukum Adat ini, hadir juga Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara. Dengan dihadiri sekira 700 kelompok adat dari wilayah adat Banten Kidul dalam 4 wilayah administratif di Provinsi Banten dan Provinsi Jabar, yaitu di kabupaten Lebak, Pandeglang, Sukabumi dan Bogor. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195329)Tampil di Jakarta (26013)Menikah di Bali (25441)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20639)Messi Dirindukan Barcelona (19188)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15572)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15496)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13297)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (12814)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12467) INTERNASIONALDua Pesawat Rusia Mendarat di VenezuelaCARACAS-Dua pesawat Angkatan Udara Rusia mendarat di bandara utama Venezuela dengan membawa seorang pejabat ...


Venezuela Dijatuhi Sanksi Oleh ASDubes Suriah: Dataran Tinggi Golan Akan Tetap Jadi Wilayah SuriahKolombia Usulkan Pemberian Suaka Bagi Tentara Venezuela yang MembelotPutin: Su-57 Rusia Jet Tempur Terbaik di DuniaRusia: Rudal Baru Sarmat Mampu Merobek Setiap Pertahanan RudalKorut Menarik Diri dari Kantor Penghubung Antar KoreaTrump: Saatnya AS Akui Kedaulatan Israel atas Golan
Laporan KhususJokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranJAKARTA-Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa dalam lima tahun ke depan ...


Suku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih AlotSegera Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba