Kamis, 28 Februari 2019 - 13:28:46 WIB
Pengelolaan TPA Cipeucang Dinilai Bahayakan Manusia dan LingkunganKategori: Daerah - Dibaca: 16 kali


Baca Juga:

TANGERANG SELATAN-Forum Masyarakat Serpong Peduli (Formasi) mengkritisi pengelolaan sampah di TPA Cipeucang, letaknya di Jalan Kapling Nambo, Serpong. Formasi menilai keberadaan TPA Cipeucang membahayakan manusia dan lingkungan hidup. 

Berdasar data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel mencatat, saat ini volume sampah di kota yang berpenduduk sekira 1,6 juta jiwa itu mencapai 970 ton per hari. Dari jumlah tersebut, 250 ton dibuang ke TPA Cipeucang, sedangkan sisanya dikelola pihak swasta. 

Berdasarkan perencanaan yang ada, pada tahun 2020 mendatang Pemkot Tangsel sudah bekerja sama dengan Pemprov Jawa Barat untuk membuang 300 ton sampah perhari ke Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Nambo, Bogor.

Ketua Formasi, Ahmad Najib menuturkan, dampak utama yang dirasakan warga adalah bau yang begitu menyengat. Bahkan tak sedikit penghuni di dekat TPA Cipeucang memilih berpindah rumah. Sialnya lagi, kondisi demikian berdampak pula pada harga jual rumah yang merosot tajam di sekitarnya.

"Ada yang sampai jual rumah, pindah ke wilayah yang lebih jauh dari Cipeucang. Harga jual rumah jadi murah, karena orang berpikir ulang tinggal di sekitar itu," kata Najib saat ditemui di Jalan Roda Hias, Serpong, Tangsel, Kamis (28/2/2019).

Selain itu, efek bau TPA Cipeucang juga berdampak pada tingkat kesehatan warta sekitar. Dikatakannya, pada awal tahun 2018 lalu pernah digelar audiensi dengan DPRD Tangsel terkait adanya sejumlah anak-anak yang menderita penyakit kulit.

"Waktu kita audiensi dengan DPRD itu kita bawa anak yang terkena penyakit yang diindikasikan kuat karena polusi sampah. Yang kita bawa ada tiga anak. Di wilayah Kapling RT02 RW04. Tapi ya enggak ada tindak lanjutnya," ucapnya.

Berdasarkan dampak buruk tersebut, Formasi meyakini ada indikasi pengelolaan TPA yang tak sesuai ketentuan. Pemkot Tangsel selalu mengklaim jika TPA Cipeucang menggunakan sistem sanitary landfill, padahal berdasarkan pengamatan Formasi, sistem pengelolaannya masih menggunakan open dumping cara yang telah lama dilarang oleh Undang-Undang (UU).

"Analisis kita, TPA ini pengelolaannya buruk, tak ada transparansi. Yang kita dengar waktu awal-awal, menggunakan sistem sanitary landfill, hari ini kan faktanya open dumping. Ini bukan rahasia lagi," ujarnya. 

Dugaan lain terkait pengelolaan sampah yang buruk itu bisa dilihat dengan cairan lindi yang keluar dari tumpukan sampah TPA Cipeucang. Najib dan aktivis lingkungan berasumsi, jika cairan dari gunung sampah yang ada di Cipeucang mengalir langsung ke aliran sungai Cisadane yang berada tepat di bagian sisinya.

Bahkan para aktivis lingkungan, kata dia, sempat beberapa kali mendokumentasikan foto dan video yang membuktikan sampah Cipeucang bersentuhan langsung dengan Sungai Cisadane. Tanpa ada sistem penyaringan lebih dulu.

Tanpa parit yang mengalirkan cairan Lindi ke sistem pengelolaan, maka otomatis cairan itu akan merembes dan turun ke aliran sungai Cisadane. Padahal, sungai Cisadane adalah penyuplai air utama untuk wilayah Tangerang Raya. 

"Kalau berdasarkan wawasan kita dari melihat TPA di wilayah lain, kemungkinan pengelolaan lindi yang kurang, tidak sesuai prosedur, mungkin ya seperti itu. Apalagi yany sangat dikhawatirkan cairan itu mengalir ke Cisadane," papar Najib. Sin

 


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195329)Tampil di Jakarta (26013)Menikah di Bali (25441)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20639)Messi Dirindukan Barcelona (19188)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15572)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15496)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13297)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (12814)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12467) INTERNASIONALDua Pesawat Rusia Mendarat di VenezuelaCARACAS-Dua pesawat Angkatan Udara Rusia mendarat di bandara utama Venezuela dengan membawa seorang pejabat ...


Venezuela Dijatuhi Sanksi Oleh ASDubes Suriah: Dataran Tinggi Golan Akan Tetap Jadi Wilayah SuriahKolombia Usulkan Pemberian Suaka Bagi Tentara Venezuela yang MembelotPutin: Su-57 Rusia Jet Tempur Terbaik di DuniaRusia: Rudal Baru Sarmat Mampu Merobek Setiap Pertahanan RudalKorut Menarik Diri dari Kantor Penghubung Antar KoreaTrump: Saatnya AS Akui Kedaulatan Israel atas Golan
Laporan KhususJokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranJAKARTA-Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa dalam lima tahun ke depan ...


Suku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih AlotSegera Eksekusi Terpidana Mati Kasus Narkoba