Senin, 18 Februari 2019 - 18:35:37 WIB
110 Warga Tanjung Pinang Terjangkit DBDKategori: Daerah - Dibaca: 37 kali


Baca Juga:

TANJUNG PINANG-Februari 2019, sebanyak 110 warga Tanjung Pinang terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD). Satu orang meninggal dunia. Penyakit DBDdisebabkan infeksi virus dengue yang menular akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti. 


Untuk menekan jumlah korban penyakit DBD, Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjung Pinang melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes, Dalduk dan KB) Tanjung Pinang menggelar kegiatan gerakan bersama berantas jentik nyamuk Aedes dan Gerakan 1 Rumah 1 Juru Pemantau Jentik (Jumantik).

“Kita terus berupaya melakukan inovasi dengan melakukan program dan sosialisasi ke tengah-tengah masyarakat terkait pemberantasan jentik nyamuk,” ujar Kepala Dinkes, Dalduk dan KB Tanjung Pinang Rustam Minggu (17/2/2019). 

Menurut Rustam, tren penyakit DBD saat ini telah berubah karena penyakit ini bukan lagi menyerang kalangan anak-anak, melainkan orang dewasa. Dari 110 korban, tercatat 65 persen korban yang terkena penyakit DBD adalah orang dewasa. "Sudah satu orang yang meninggal dunia, kita harus tingkatkan penanganannya supaya tidak ada lagi korban jiwa," kata Rustam. 


Lanjut, kata Rustam, gerakan berantas jentik ini dilaksanakan berbagai elemen masyarakat. Adapun elemen masyarakat yang berpartisipasi dalam gerakan tersebut antara lain relawan PMI, Pramuka Saka Bakti Husada, Kader Posyandu, kader jumantik, kader PKK, Forum RW dan RT, mahasiswa Stikes Hang Tuah, mahasiswa Poltekkes, kantor Kesehatan Pelabuhan, Babinsa, Babinkamtibmas, Dinkes Kesehatan dan Puskesmas serta warga.

 

Gerakan basmi jentik nyamuk ini dipimpin langsung Wakil Wali Kota Tanjung Pinang Rahma yang telah terjun ke masyarskat Sabtu (16/2/2019). Kegiatan serentak dilaksanakan di 18 kelurahan dari 4 kecamatan. 

"Untuk itu kita mencegah penyakit ini dan diperlukan peran serta masyarakat dalam membasmi jentik nyamuk penularnya dimulai dari rumah sendiri dengan gerakan satu rumah satu jumantik," kata Rahma di Balai Pertemuan Perum Kijang Kencana III, Kelurahan Pinang Kencana, Tanjung Pinang Timur.


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195385)Tampil di Jakarta (26052)Menikah di Bali (25699)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20683)Messi Dirindukan Barcelona (19328)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15734)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15524)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13444)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (13066)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12489) INTERNASIONALSekutu Caracas Berencana Tolak Resolusi AS Soal VenezuelaNEW YORK-Rusia dan sejumlah negara sekutu Venezuela mengatakan, mereka akan menolak rancangan resolusi ...


Trump Buka Kemungkinan Pertemuan dengan Kim Jong-un Jilid IIIPresiden Ekuador Sebut Assange Peretas yang MalangJet Tempur Milik AS Ikut Latihan Perang dengan FilipinaJejak Kasus yang Membelit Pendiri WikiLeaks Julian AssangePerang Dagang hingga Brexit Bikin Ekonomi Global Lesu ke 3,3%Dua Pria Ditembak di RiyadhBank Dunia Tunjuk David Malpass sebagai Presiden Baru
Laporan KhususRob Clinton Kardinal Sebut Masa Depan Indonesia di Tangan MilenialJAKARTA-Calon Anggota Legislatif Partai Golkar, Rob Clinton Kardinal mengumpulkan seluruh relawan ...


Jokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranSuku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih Alot