Jumat, 15 Februari 2019 - 10:52:40 WIB
Neraca Perdagangan Indonesia Defisit USD1,16 Miliar Kategori: Ekbis - Dibaca: 35 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Neraca perdagangan Indonesia di awal tahun atau periode Januari 2019 masih mengalami defisit USD1,16 miliar, berdasarkan data resmi yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS). Ekspor terus mengalami tekanan, sedangkan impor masih cukup tinggi untuk membuat defisit neraca dagang kembali terjadi.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan pada 2012, neraca dagang Indonesia mengalami defisit USD1,7 miliar. Kemudian pada 2013 Indonesia juga mengalami defisit USD4,08 miliar dan 2014 defisit sebesar USD1,89 miliar.

"Penurunan lebih landai, terlihat pada awal tahun yang mencapai USD1,16 miliar dan di akhir tahun saja mencapai USD8,57 miliar. Kalau kita mundur ke belakang, defisit di 2012 sebesar USD1,7 miliar, 2013 defisit USD4,08 miliar dan 2014 defisit USD1,89 miliar," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Tercatat nilai ekspor Indonesia Januari 2019 mencapai USD13,87 miliar atau menurun 3,24% dibanding ekspor Desember 2018. Demikian juga dibanding Januari 2018 menurun 4,70%. Di sisi lain impor Indonesia Januari 2019 lebih besar dari ekspor mencapai USD15,03 miliar.

Meski tinggi, namun impor juga cenderung lebih rendah 2,19% dibanding Desember 2018, demikian pula jika dibanding Januari 2018 turun 1,83%. Lebih lanjut, Kepala BPS menerangkan Indonesia mengalami defisit neraca perdagangan sebanyak enam kali. Periodenya adalah tahun 1945, 1975, 2012, 2013, 2014, dan 2018.

Hal ini diakuinya tentu harus menjadi pekerjaan yang perlu diselesaikan. "Terlihat lebih tinggi dibandingkan sebelumnya, karena itu Indonesia harus bisa menekan defisit neraca perdagangan dengan meningkatkan ekspor," paparnya. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195385)Tampil di Jakarta (26052)Menikah di Bali (25699)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20683)Messi Dirindukan Barcelona (19328)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15734)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15524)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13444)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (13066)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12489) INTERNASIONALSekutu Caracas Berencana Tolak Resolusi AS Soal VenezuelaNEW YORK-Rusia dan sejumlah negara sekutu Venezuela mengatakan, mereka akan menolak rancangan resolusi ...


Trump Buka Kemungkinan Pertemuan dengan Kim Jong-un Jilid IIIPresiden Ekuador Sebut Assange Peretas yang MalangJet Tempur Milik AS Ikut Latihan Perang dengan FilipinaJejak Kasus yang Membelit Pendiri WikiLeaks Julian AssangePerang Dagang hingga Brexit Bikin Ekonomi Global Lesu ke 3,3%Dua Pria Ditembak di RiyadhBank Dunia Tunjuk David Malpass sebagai Presiden Baru
Laporan KhususRob Clinton Kardinal Sebut Masa Depan Indonesia di Tangan MilenialJAKARTA-Calon Anggota Legislatif Partai Golkar, Rob Clinton Kardinal mengumpulkan seluruh relawan ...


Jokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranSuku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih Alot