Rabu, 30 Januari 2019 - 16:23:07 WIB
Restrukturisasi, TNI Tambah 60 Jabatan BaruKategori: Polhukam - Dibaca: 45 kali


Baca Juga:

JAKARTA-Pemerintah segera melakukan restrukturisasi di tubuh TNI dengan menaikkan level organisasi. Kenaikan level ini berdampak pada terbukanya 60 jabatan baru untuk perwira tinggi (pati).

Restrukturisasi TNI ini pada pekan lalu sempat dibahas menteri pertahanan (menhan), menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (menpan-RB), panglima TNI bersama presiden.

Kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan keputusan terkait hal tersebut di Istana Merdeka, Jakarta. “Yang penting juga saya sampaikan mengenai restrukturisasi di TNI. Akan ada jabatan untuk pati baru sebanyak 60 ruang. Bisa diisi dari (sebelumnya diisi) kolonel untuk naik ke jabatan bintang. Jadi ada 60 jabatan bintang baik satu, dua, ataupun tiga,” kata Presiden.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam kesempatan yang sama mengatakan, restrukturisasi ini dilakukan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 62/2016 tentang Susunan Organisasi TNI. Melalui aturan tersebut, Komando Resor Militer (Korem) tipe B akan dinaikkan menjadi tipe A.

“Itu sebanyak 21 Korem. Otomatis komandan korem (Danrem) akan dinaikkan menjadi bintang satu. Dampak ke bawah ada banyak jabatan dari letkol jadi kolonel,” tuturnya.

Selain itu, ada perubahan ketentuan kepangkatan di struktur organisasi Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Hadi mengungkapkan, untuk asisten Panglima Kostrad (Pangkostrad), kepangkatannya berubah dari kolonel menjadi bintang satu.

“Kostrad ini asistennya (pangkatnya) kolonel. Padahal, pangkostradnya (pangkatnya) bintang tiga. Jadi, asisten pangkostrad akan dinaikkan. Dan Ir (inspektorat Kostrad) akan dinaikkan menjadi bintang dua. Itu sudah nambah sekitar enam,” paparnya.

Panglima TNI menambahkan, akan ada organisasi baru di dalam organisasi TNI, yakni Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan). Kogabwilhan ini akan berada di bawah koordinasi langsung panglima TNI yang bertugas menjaga pangkalan terintegrasi seperti Natuna, Morotai, Saumlaki, dan Biak.

“Kogabwilhan dipimpin bintang tiga. Dan wakilnya bintang dua. Lalu asisten ada enam, bintang satu. Otomatis menarik kolonel juga di bawah. Itu baru TNI AD (Angkatan Darat),” katanya.

Sementara di TNI Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU) juga akan ada peningkatan kelas struktur organisasi. Di antaranya di Lembaga Kesehatan Gigi dan Mulut (Lakesgilut) dan bagian material.

“Itu ada 88 (posisi yang ditingkatkan). Jadi, total bisa tarik kurang lebih dari 60 sampai 160 kolonel akan ditarik jabatan baru,” ungkapnya.

Menurut Panglima, restrukturisasi ini memang didominasi untuk jabatan struktural. Namun, dia tidak menutup kemungkinan untuk menambah jabatan-jabatan fungsional.

“Katakanlah akan menambah, kita akan tambah fungsional untuk menjaga piramida. Contohnya adalah perwira tinggi ahli bidang hubungan internasional, hankam, sosial. Itu bisa juga kita tambah. Itu yang dikatakan presiden sampai 80. Tapi struktural itu 60,” katanya.

Hadi mengatakan, restrukturisasi bukan merupakan hal baru. Pasalnya, sudah diatur di dalam Perpres 62/2016 sehingga hanya tinggal melaksanakan.

Dia pun mengatakan, bahwa jabatan-jabatan baru ini dapat menyerap pati-pati yang sebelumnya dikabarkan banyak nonjob. Selain itu, juga setiap tahun ada 30 sampai 40 pati yang pensiun dari tiga angkatan. Dia menjamin hal ini tidak menjadikan TNI sebagai organisasi yang gemuk.

“Kita jaga piramida. Sudah kami hitung sebagaimana dalam Perpres 62/2016. dan tidak akan bikin gemuk. Kita nambah bisa di fungsional,” urainya.

Sebelumnya, Menhan Ryamizard Ryacudu menyebut pati dan perwira menengah (pamen) TNI tidak mendapatkan jabatan atau nonjob. Dia mengatakan, tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan restrukturisasi jabatan. “Mungkin ada penambahan jabatan. Mungkin. (Tapi) yang jelas, tidak bisa terserap semualah,” ujarnya. Sin


0 Komentar Pembaca















Isi Komentar:

Nama:
Website:
Komentar:
 
 Masukkan 6 kode di atas.

 



TerpopulerTolak Tampil Untuk The Voice As (195388)Tampil di Jakarta (26054)Menikah di Bali (25716)Pergantian Pangdam IV Diponegoro di Luar Kebiasaan (20686)Messi Dirindukan Barcelona (19353)Inilah Saham Pilihan Pekan Ini (15743)Surya Paloh Doakan Endriartono Menangi Konvensi PD (15528)Isagenix Berkontribusi Wujudkan Masyarakat Lebih Sehat (13455)119 Orang Tewas Akibat Gempa di Meksiko (13078)Nurul Arifin: JK Tutup Pintu Buat Saya (12491) INTERNASIONALJepang Yakinkan AS Tetap Beli Jet Tempur F-35TOKYO-Jatuhnya sebuah jet tempur siluman F-35A Jepang baru-baru ini tidak akan menghentikan rencana Tokyo ...


Fakta-fakta dan Kejanggalan dari Tragedi Bom Sri LankaSekutu Caracas Berencana Tolak Resolusi AS Soal VenezuelaTrump Buka Kemungkinan Pertemuan dengan Kim Jong-un Jilid IIIPresiden Ekuador Sebut Assange Peretas yang MalangJet Tempur Milik AS Ikut Latihan Perang dengan FilipinaJejak Kasus yang Membelit Pendiri WikiLeaks Julian AssangePerang Dagang hingga Brexit Bikin Ekonomi Global Lesu ke 3,3%
Laporan KhususRob Clinton Kardinal Sebut Masa Depan Indonesia di Tangan MilenialJAKARTA-Calon Anggota Legislatif Partai Golkar, Rob Clinton Kardinal mengumpulkan seluruh relawan ...


Jokowi Komitmen Genjot Pembangunan SDM Besar-besaranSuku-suku Pedalaman Indonesia yang Menolak ModernisasiInilah Pemenang Lomba Foto Jurnalistik Home Credit Indonesia 2018Aneh, Crowd Control di Inasgoc Diatur Perusahaan SatpamMiss Indonesia Alya Nurshabrina Berbagi Motivasi Berburu Pelangi Abadi di Lereng Gunung SemeruPembentukan Pansus Angket TKA Masih Alot